Jambione.com, Jambi - Peringatan hari ulang tahun satpol PP ke-68 diwarnai dengan memusnahkan minuman keras sebanyak 2265 botol minuman keras ilegal dan 244 Sachet kondom. Pemusnahan minol tersebut dilakukan menggunakan alat berat.
Kepala Satpol PP Kota Jambi Yan Ismar menyebutkan bahwa pemusnahan ini berdasarkan tangkapan dari tahun 2017 hingga April 2018.
"Kedepan akan kita tingkatkan lagi dalam memonitor peredaran Minol ilegal dan mencegah pelacuran dan perbuatan asusila dengan cara rutin menggelar razia," katanya.
Yan mengatakan pemusnahan minuman beralkohol dan alat kontrasepsi tersebut merupakan hasil Razia penegakan peraturan daerah nomor 7 tahun 2010 tentang peredaran dan penjualan minuman beralkohol dan peraturan daerah nomor dua tahun 2014 tentang pemberantasan pelacuran dan perbuatan asusila.
Sementara itu, PJS walikota Jambi M. Fauzi berharap agar kinerja Satpol PP kota Jambi dapat semakin meningkat. Terutama dalam meningkatkan profesionalisme bekerja, karena saat ini seperti kota Jambi juga menjadi percontohan bagi Kabupaten lainnya.
"Kita jangan merasa bangga dulu jika menjadi percontohan, tetapi juga harus tetap meningkatkan profesionalisme kerja, apalagi satpolPP kota Jambi juga menjadi pengawal dalam Pilkada serentak 2018," katanya.
Terkait dengan pemusnahan ribuan minol ilegal dan ratusan kondom. M Fauzi menyebutkan bahwa dalam hal ini pemerintah kota Jambi serius dalam memerangi miras ilegal yang beredar di kota Jambi.
"Artinya kita tidak pandang bulu dalam memberantas peredaran Minol ilegal sehingga dapat memberikan efek jera bagi pengusaha yang tidak memiliki izin peredaran minol," katanya. (ali)
Pemkab Tebo Jemput Bola Pembiayaan, Rp167,86 Miliar untuk Jalan dan Kesehatan
Khalis Mustiko Bakar Semangat Kader Golkar Muara Tabir: Kompak dan Menang Bersama!
Volume Sampah TPA Talang Gulo Masih 500 Ton per Hari, OPBM Belum Beri Perubahan Signifikan
Sekolah di Kota Jambi Kembali PJJ Mulai 28 September, Udara Masih Sangat Tidak Sehat
Status Siaga Darurat Karhutla Tebo Berakhir 30 September, Bakal Dievaluasi
May Day, Buruh di Jambi Tuntut Pemerintah Perhatikan Kesejahteraan Buruh dan Hak Perempuan