Jambione.com, TEBO- Teka teki apa motif dan siapa pelaku yang membunuh Sujiati (37), warga Dusun Melako, Desa Lubuk Mandarsah, Kecamatan Tengah Ilir, Kabupaten Tebo yang tewas ditembak di bagian kepala dan dada pada Kamis (12/04) malam pekan lalu akhirnya terungkap. Ibu beranak dua itu ternyata dihabisi oleh suami dan tetangganya sendiri.
Kasus ini terungkap setelah polisi berhasil meringkus para pelaku yang berjumlah empat orang. Yakni suami korban Sujari (42), Rohimi (38), tetangga korban, perempuan bersuami yang mempunyai dua orang anak. Belakangan diketahui adalah selingkuhan suami korban. Kemudian Saipul Iman (37), adik kandung Rohimi, warga Desa Sungai Buntang Kecamatan Mandiangin, Sarolangun, dan Ragil Misdianto (40), juga berasal dari Desa Sungai Buntang, Mandiangin.
Mereka berempat ditangkap pada waktu dan lokasi berbeda oleh Unit Reskrim Polres Tebo bekerjasama dengan Sat Reskrim Polsek Tengah Ilir dan Sat Res Polsek Tebo Ilir ditempat berbeda Selasa (17/4) malam. Informasinya, yang pertama kali ditangkap adalah suami korban, Sujari. Dia diamankan polisi pada Senin (16/4) malam.
Dari keterangannya, polisi lalu meringkus Rohimi di kediamannya, Dusun Melako, tak jauh dari rumah korban, pada Salasa (17/3) dini hari, sekitar pukul 03.00 Wib. ‘’ Nama Rohimi ini keluar dari mulut suami korban saat diinterogasi.
Dari keterangan mereka, Sujari dan Rohimi ini merupakan pasangan selingkuh,’’ kata Kapolsek Tengah Ilir, Iptu Ibrahim saat dikonfirmasi, Rabu (18/4) kemarin.
Dari keterangan kedua tersangka, Selasa sore, anggota lalu memburu dua tersangka lainnya ke Mandiangin. Saipul dan Ragil berhasil ditangkap tanpa perlawanan di kediamannya masing masing di Desa Butang, Kecamatan Merangin, Sarolangun.
Bersama keempat tersangka, polisi menyita barang bukti berupa satu pucuk senjata api (senpi) rakitan laras pendek, dua pucuk senpi rakitan laras panjang dan tiga butir amunisi kaliber 9 mm. Selain itu juga disita satu unit sepeda motor Honda CB 150 R warna hitam merah.
Menurut Ibrahim, dari keterangan para tersangka, Sujari dan Rohimi yang berselingkuh sudah merencanakan pembunuhan ini sejak lama. Sedangkan Ragil dan Saipul bertindak sebagai eksekutor. ‘’ Dugaan sementara, motif pembunuhan ini dilatarbelakangi masalah asmara,’’ katanya.
Lebih lanjut Ibrahim mengatakan, suami korban dan selingkuhannya Rohimi sengaja membayar Ragil untuk menghabisi korban. Dalam aksinya, Ragil dibantu oleh Saipul, adik Rohimi. ‘’ Jadi ini merupakan kasus pembunuhan berencana. Kasus ini masih kita dalami untuk mengetahui dengan jelas kronologis dan peran masing-masing tersangka,’’ pungkasnya.
Sebelumnya, Sujiati tewas ditembak pada bagian kepala dan dada pada Kamis (12/4), sekitar pukul 23.00 Wib. Malam itu, Sujiati hanya bersama anaknya di rumah. Sedangkan sang suami sedang menghadiri pesta pernikahan di desa sebelah.
Saat kejadian, pelaku berjumlah dua orang masuk ke rumah korban melalui pintu belakang dan langsung menuju kamar dimana korban sedang tertidur. Aksi pelaku sempat terlihat oleh anak korban RS (14) . RS langsung berlari ke luar rumah sambil berteriak minta tolong warga setempat. Saat itu, terdengar dua kali suara tembakan dari dalam rumah korban.
Saat warga dan anak korban kembali ke dalam rumah, korban sudah tergeletak bersimbah darah dengan dua tembakan di dada dan di kepala. (iga)