Perkuat Digitalisasi, PA Muara Bungo Ikuti Sosialisasi APS Versi 4.0.5

Jumat, 07 Agustus 2026 - 15:24:19 WIB - Dibaca: 141 kali

Pegawai PA Muara Bungo mengikuti Sosialisasi Pembaruan Aplikasi APS Versi 4.0.5 secara virtual melalui Zoom Meeting, Jumat (7/8/2026). Foto: Saudi
Pegawai PA Muara Bungo mengikuti Sosialisasi Pembaruan Aplikasi APS Versi 4.0.5 secara virtual melalui Zoom Meeting, Jumat (7/8/2026). Foto: Saudi ()

JAMBIPRIMA.COM, BUNGO - Pengadilan Agama (PA) Muara Bungo mengikuti Sosialisasi Pembaruan Aplikasi Pendukung SIPP (APS) Versi 4.0.5 yang digelar Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama (Badilag) Mahkamah Agung RI secara virtual melalui Zoom Meeting, Jumat (7/8/2026).

Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran pimpinan, pejabat struktural, pejabat fungsional, serta Tim Teknologi Informasi (IT) PA Muara Bungo. Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman mengenai pembaruan dan penyempurnaan fitur pada aplikasi APS versi terbaru agar mampu mendukung kelancaran administrasi perkara secara lebih efektif dan efisien.

Pembaruan aplikasi APS merupakan bagian dari upaya Badilag dalam memperkuat transformasi digital di lingkungan peradilan agama. Melalui pembaruan sistem tersebut, diharapkan proses penatausahaan administrasi yang terintegrasi dengan Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) dapat berjalan lebih optimal.

Di akhir kegiatan, salah seorang pegawai PA Muara Bungo, Supriyanto, menyampaikan bahwa pihaknya menyambut baik pembaruan aplikasi APS versi 4.0.5. Menurutnya, pembaruan tersebut menjadi langkah positif dalam mendukung peningkatan kualitas pengelolaan administrasi peradilan.

"Melalui sosialisasi ini kami mendapatkan pemahaman yang lebih baik terkait pembaruan APS versi 4.0.5," ujar Supriyanto, Jumat (7/8/2026).

Ia berharap implementasi aplikasi terbaru tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap kinerja aparatur peradilan.

"Harapannya, implementasi aplikasi ini dapat semakin mempermudah pekerjaan, meningkatkan efisiensi administrasi, serta mendukung pelayanan kepada masyarakat agar lebih cepat, akurat, dan transparan," tutupnya. (Sab)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA