JAMBIPRIMA.COM, JAMBI — Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi memasuki tahap akhir penilaian lomba kelurahan tahun 2026 dengan menetapkan lima kelurahan terbaik yang berhasil lolos ke babak final. Penilaian tersebut menjadi ajang evaluasi sekaligus uji kompetensi bagi para lurah dalam menghadirkan inovasi pelayanan publik dan pembangunan wilayah.
Kegiatan final penilaian digelar di Aula Griya Siginjai, Kantor Wali Kota Jambi, Senin (25/5/2026). Hadir dalam kegiatan itu Wali Kota Jambi Maulana, Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, Ketua TP PKK Kota Jambi dr. Hj. Nadriyah, Ketua GOW Kota Jambi Marsha Lystia, serta jajaran tim penilai.
Sebanyak 68 kelurahan dari 11 kecamatan sebelumnya mengikuti proses seleksi. Dari jumlah tersebut, lima kelurahan dinyatakan lolos sebagai nominasi terbaik dan akan memperebutkan posisi juara satu, dua, dan tiga untuk mewakili Kota Jambi di tingkat Provinsi Jambi.
Dalam proses penilaian final, masing-masing lurah bersama Ketua TP PKK kelurahan memaparkan capaian program, inovasi pelayanan publik, penanganan persoalan wilayah, hingga implementasi 11 program unggulan Kota Jambi Bahagia.
Wali Kota Jambi Maulana dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh lurah dan TP PKK kelurahan yang dinilai berhasil menunjukkan dedikasi dalam membangun wilayah masing-masing.
Menurutnya, keberhasilan seorang lurah tidak terlepas dari dukungan Ketua TP PKK yang memiliki peran strategis dalam pemberdayaan keluarga dan penguatan program pembangunan di tingkat kelurahan.
“Lurah hebat pasti didampingi Ketua TP PKK yang hebat. Sinergi itu menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujar Maulana.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh kelurahan yang masuk lima besar sejatinya telah menjadi pemenang karena mampu menunjukkan inovasi dan komitmen dalam membangun wilayah.
Selain inovasi program, Maulana mengingatkan pentingnya kelengkapan administrasi dan ketepatan penginputan data dalam proses penilaian. Ia mencontohkan pengalaman tahun sebelumnya, di mana ada kelurahan dengan program unggulan yang baik namun gagal melaju karena administrasi belum lengkap.
Karena itu, ia meminta seluruh jajaran terkait, khususnya bidang pemberdayaan masyarakat, serius mengawal proses administrasi agar seluruh capaian program terdokumentasi dengan baik.
“Program yang bagus harus didukung administrasi yang tertib. Jangan sampai kerja keras di lapangan tidak dapat dinilai hanya karena data tidak lengkap,” tegasnya.
Suasana penilaian berlangsung penuh antusias. Setiap peserta menampilkan berbagai inovasi pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, penataan lingkungan, hingga penguatan program unggulan Pemerintah Kota Jambi.
Melalui kompetisi tersebut, Pemkot Jambi berharap lahir kelurahan-kelurahan unggul yang inovatif, responsif, dan adaptif sebagai ujung tombak pelayanan kepada masyarakat.
Adapun lima kelurahan yang masuk final penilaian Kelurahan Tahun 2026 yakni Kelurahan Teluk Kenali, Kelurahan Kasang Jaya, Kelurahan Pasir Panjang, Kelurahan Mayang Mangurai, dan Kelurahan Handil Jaya. (Rhm)
CE Bongkar Carut-Marut Tambang Rakyat di Jambi, 6.000 Sumur Minyak Ilegal Jadi Sorotan DPR RI
Ombudsman Minta Portal Penelusuran Perkara PN Jambi Segera di Aktifkan
Gerindra Soroti Indomaret dan Alfamart, DPRD Tebo Jadwalkan RDPU Bersama UMKM
Jelang Idul Adha, Satgas Pangan dan TPID Sidak Pasar Angso Duo Pastikan Harga Stabil
Panji Citra Sambut Tim Penilai Rumah Adat Melayu Jambi di Kemantan
Korban Tenggelam di Sungai Batanghari Tebo Ditemukan Meninggal
DPRD Tebo Gelar RDP Dugaan Penyalahgunaan Wewenang dan Penjualan Tanah Kas Desa Bukit Pemuatan