Viral Video Diduga Perkelahian Remaja Putri di Tebo, Polisi Turun Tangan

Senin, 25 Mei 2026 - 11:12:00 WIB - Dibaca: 88 kali

Tangkapan layar video yang diduga memperlihatkan aksi perkelahian antar remaja putri di kawasan Pasar Desa Aur Cino, Kecamatan VII Koto, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi.
Tangkapan layar video yang diduga memperlihatkan aksi perkelahian antar remaja putri di kawasan Pasar Desa Aur Cino, Kecamatan VII Koto, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi. (Syahrial)

JAMBIPRIMA.COM, TEBO – Sebuah video yang diduga memperlihatkan aksi perkelahian antar remaja putri di kawasan Pasar Desa Aur Cino, Kecamatan VII Koto, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi, viral di media sosial dan menyita perhatian masyarakat.

Peristiwa tersebut disebut terjadi pada Sabtu, 23 Mei 2026. Dalam video yang beredar, tampak sejumlah remaja terlibat keributan yang diduga memicu aksi kekerasan terhadap beberapa korban.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, salah satu remaja yang diduga terlibat diketahui berinisial OL dan disebut masih berstatus pelajar di salah satu SMP di wilayah Aur Cino.

Sementara itu, korban disebut berjumlah tiga orang. Salah satunya berinisial AN, warga Desa Tabun, yang masih menempuh pendidikan di salah satu pondok pesantren di Koto Baru. Dua korban lainnya diketahui berasal dari Sungai Abang dan Dusun Baru.

Kasus tersebut memicu reaksi keluarga korban. Salah satu orang tua korban, Titi, mengaku telah melaporkan kejadian itu ke Kepolisian Sektor VII Koto.

“Kami sudah membuat laporan ke Polsek VII Koto. Saya berharap kasus ini diproses sesuai hukum yang berlaku karena saya tidak terima anak saya diperlakukan seperti itu,” ujar Titi saat dikonfirmasi, Minggu (24/05/2026).

Kapolsek VII Koto, AKP Moh. Hasyim Asy’ari, S.H., M.H., membenarkan pihaknya telah menerima laporan terkait dugaan perkelahian tersebut.

“Laporan sudah kami terima. Rencananya besok, Senin, pihak-pihak yang diduga terlibat maupun korban akan dipanggil untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” kata Kapolsek melalui pesan WhatsApp.

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penanganan awal dan penyelidikan guna mengetahui kronologi lengkap serta penyebab terjadinya insiden tersebut. (Syh)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA