JAMBIPRIMA.COM, BUNGO - Dinas Perhubungan Kabupaten Bungo bergerak cepat menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait dugaan pungutan parkir kendaraan roda dua sebesar Rp5.000 per unit yang ramai diperbincangkan di media sosial Facebook.
Melalui Bidang Perparkiran, petugas turun langsung melakukan pengawasan dan peninjauan ke sejumlah titik parkir strategis di wilayah Kabupaten Bungo, Sabtu (23/5/2026) malam.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kabid Perparkiran Sri Rahayu bersama jajaran. Turut mendampingi Kasi Pelayanan dan Tata Kelola Perparkiran Eka Marya Lidiasari serta Kasi Pemungutan dan Pengawasan Perparkiran Ade Candra.
Dalam sidak itu, tim melakukan pengawasan lapangan, pendataan hingga penertiban terhadap lokasi parkir yang dinilai memiliki potensi dalam mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Sri Rahayu mengatakan, pihaknya langsung merespons laporan masyarakat mengenai tarif parkir yang diduga melebihi ketentuan berlaku.
“Pengawasan ini sebagai tindak lanjut atas informasi yang berkembang di tengah masyarakat. Selain itu, kami juga mendata sejumlah titik yang berpotensi meningkatkan PAD Kabupaten Bungo,” ujarnya.
Menurut dia, pengawasan dan pendataan dilakukan di sejumlah kawasan strategis, di antaranya sekitar pasar malam dan kawasan Simpang Drum Kabupaten Bungo.
Ia menegaskan, Dishub Bungo akan terus memperketat pengawasan terhadap pengelolaan parkir agar berjalan tertib, sesuai aturan serta memberikan kenyamanan kepada masyarakat.
“Harapan kami, pengelolaan parkir di Kabupaten Bungo semakin teratur, transparan dan mampu memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan PAD daerah,” tutupnya. (Sab)
Khalis Mustiko Bakar Semangat Kader Golkar Muara Tabir: Kompak dan Menang Bersama!
Avtur Mulai Dipasok, Tiket Pesawat Bungo-Jakarta Kini Lebih Murah
Babinsa Baru Komsos dengan Datuk Rio Kuning Gading, Bangun Sinergi di Desa
Tiga Periode di DPRD, H. Radi Hartono Kembali Nahkodai Golkar Sumay
Musrenbangdus Sungai Buluh Bahas RKP 2027, Babinsa Dorong Usulan Sesuai Kebutuhan Warga
PETI di Kawasan Bandara Muara Bungo Disorot, Pemkab Diminta Tak Sekadar Razia
Digitalisasi Bansos Diperluas, Kota Jambi Jadi Pilot Project Nasional Integrasi Data Sosial