Bangsal Kayu dan Mobil Hangus Terbakar di Rimbo Tengah, Kerugian Capai Rp150 Juta

Sabtu, 25 April 2026 - 13:44:00 WIB - Dibaca: 129 kali

Petugas Pemadam Kebakaran berjibaku memadamkan kobaran api yang melalap bangsal kayu di Kelurahan Pasir Putih, Rimbo Tengah, Kabupaten Bungo, Sabtu (25/4/2026).
Petugas Pemadam Kebakaran berjibaku memadamkan kobaran api yang melalap bangsal kayu di Kelurahan Pasir Putih, Rimbo Tengah, Kabupaten Bungo, Sabtu (25/4/2026). (Saudi)

JAMBIPRIMA.COM, BUNGO — Kobaran api kembali menguji kewaspadaan warga di Kabupaten Bungo. Sabtu pagi (25/4/2026), suasana tenang di Kelurahan Pasir Putih, RT 16/RW 05, Jalan Darma Bakti, Kecamatan Rimbo Tengah, mendadak berubah mencekam saat si jago merah melalap bangsal kayu milik Yanto. Satu unit mobil yang berada di lokasi pun tak luput dari amukan api, menyisakan kerugian yang ditaksir mencapai Rp150 juta.

Api disebut-sebut muncul begitu cepat dan langsung membesar, memicu kepanikan warga sekitar yang khawatir kobaran merembet ke rumah mereka.

“Api cepat sekali membesar, kami sempat panik karena jaraknya dekat dengan rumah warga. Takutnya merambat ke mana-mana,” ujar Martunis, salah satu warga di sekitar lokasi kejadian.

Ia menuturkan, saat kejadian warga hanya bisa berupaya seadanya sambil menunggu petugas datang.

“Kami coba bantu sebisanya, tapi karena bangunannya kayu, api susah dikendalikan. Untung Damkar cepat datang,” tambahnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, laporan kebakaran pertama kali diterima oleh petugas Pemadam Kebakaran pada pukul 10.10 WIB. Laporan tersebut disampaikan langsung oleh warga setempat bernama Martunis yang datang ke Pos Komando (Mako) Damkar untuk melaporkan kejadian kebakaran yang tengah berlangsung.

Respons cepat pun ditunjukkan petugas. Hanya dalam waktu lima menit, tim sudah tiba di lokasi dan langsung melakukan penanganan intensif.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Pemadam Kebakaran dari Pos Mako segera bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Regu yang diturunkan adalah Tim Rescue Peleton III di bawah komando Danton III, Jaasri. Tim tiba di lokasi sekitar pukul 10.15 WIB atau hanya berselang lima menit setelah laporan diterima, menunjukkan respons cepat dalam penanganan situasi darurat.

Sesampainya di lokasi, situasi sudah cukup genting. Api yang berkobar hebat dengan cepat melahap bangunan kayu, memaksa petugas bekerja ekstra keras agar kobaran tidak menjalar ke permukiman sekitar.

Sesampainya di lokasi, petugas langsung melakukan upaya pemadaman terhadap api yang saat itu telah membesar dan melalap bangunan berbahan kayu yang mudah terbakar. Dalam operasi tersebut, Damkar mengerahkan satu unit mobil pemadam yakni Unit 09 yang dikemudikan oleh Hasrul, serta satu unit mobil rescue yang dikemudikan oleh Riski.

Proses pemadaman berlangsung dramatis. Material kayu membuat api cepat membesar dan berpotensi meluas. Namun, koordinasi yang solid di lapangan menjadi kunci keberhasilan pengendalian api.

Proses pemadaman berlangsung cukup intens mengingat material bangunan berupa kayu yang mempercepat penyebaran api. Petugas berjibaku selama kurang lebih dua jam untuk mengendalikan dan memadamkan api agar tidak merambat ke bangunan lain di sekitarnya. Berkat kerja cepat dan koordinasi yang baik di lapangan, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya tanpa adanya hambatan berarti selama proses berlangsung.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, dampak kerugian cukup besar. Bangsal yang diduga difungsikan sebagai gudang itu rata dengan tanah, sementara kendaraan di dalamnya tak bisa diselamatkan.

Dalam kejadian ini, tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun korban luka-luka. Namun demikian, kerugian materiil cukup signifikan. Kebakaran mengakibatkan dua unit bangsal kayu hangus terbakar serta satu unit mobil mengalami kerusakan berat. Total kerugian ditaksir mencapai kurang lebih Rp150 juta.

Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak terkait. Dugaan sementara asal api belum dapat dipastikan karena minimnya informasi awal di lokasi kejadian.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat keras bagi masyarakat akan pentingnya kewaspadaan, terutama pada bangunan berbahan mudah terbakar.

Pihak Pemadam Kebakaran mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada bangunan dengan material mudah terbakar seperti kayu. Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman serta tidak meninggalkan sumber api tanpa pengawasan.

“Kami mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi kebakaran, terutama memastikan instalasi listrik aman dan tidak meninggalkan sumber api tanpa pengawasan,” imbau petugas Damkar. (Sab)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA