JAMBIPRIMA.COM, JAKARTA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mencatatkan kinerja keuangan yang solid pada kuartal I 2026 dengan membukukan laba bersih sebesar Rp1,1 triliun.
Dilansir dari Bisnis.com, capaian tersebut tumbuh sekitar 22,6 persen secara tahunan (year on year/yoy), menunjukkan tren positif di tengah dinamika industri perbankan nasional.
Pertumbuhan laba ini ditopang oleh peningkatan penyaluran kredit yang tetap menjadi motor utama bisnis perseroan. Segmen pembiayaan perumahan, baik Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi maupun non-subsidi, masih mendominasi portofolio kredit BTN.
Selain kredit, penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) juga menunjukkan kinerja yang cukup baik. BTN terus mendorong peningkatan dana murah atau current account saving account (CASA) guna menjaga struktur pendanaan tetap sehat dan efisien.
Dari sisi efisiensi, perusahaan juga mencatat perbaikan kinerja operasional seiring strategi transformasi bisnis yang terus dijalankan. Digitalisasi layanan menjadi salah satu fokus utama untuk meningkatkan kualitas layanan sekaligus memperluas jangkauan nasabah.
Manajemen BTN menyampaikan bahwa kinerja positif ini tidak lepas dari konsistensi perseroan dalam memperkuat core business di sektor pembiayaan perumahan, yang masih memiliki potensi besar di Indonesia.
Ke depan, BTN menargetkan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan dengan tetap menjaga kualitas aset dan memperkuat fundamental perusahaan, di tengah tantangan ekonomi global yang masih berlangsung. (Rhm)
IHSG Dibuka Menguat, Sentuh Level 7.745 pada Perdagangan Pagi
Harga Emas Antam Naik Lagi, Kini Sentuh Rp2,90 Juta per Gram
Strategi Investasi Logam Mulia: Menimbang Kekuatan Emas dan Agresivitas Perak
Omzet UMKM Binaan Pertamina Tembus Rp4,7 Miliar di Inacraft 2025, Naik 62 Persen
Harga Bahan Pokok di Jambi Terus Naik, Pedagang: Cabai Bakal Tembus 100 Ribu per Kilo
Para Terlapor Kasus Dugaan Kartel Pinjol Tolak LDP Investigator KPPU