JAMBIPRIMA.COM,. MERANGIN – Aktivitas tambang emas tanpa izin (PETI) di sepanjang aliran Sungai Batang Masumai resmi diminta dihentikan oleh Camat Batang Masumai, Henri. Langkah tegas ini diambil menyusul kerusakan ekosistem dan penyempitan aliran sungai yang dikhawatirkan dapat memicu banjir bandang di kemudian hari.
Henri bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa turun langsung ke lokasi tambang di Desa Lubuk Gaung, menindaklanjuti surat edaran Bupati Merangin yang menginstruksikan penertiban aktivitas PETI.
“Kami sudah mengingatkan para penambang di sepanjang aliran Batang Masumai untuk tidak lagi melakukan aktivitas tambang emas ilegal yang merusak lingkungan,” tegas Henri, yang juga putra daerah Batang Masumai.
Ia menambahkan, pihaknya telah meminta agar seluruh mesin tambang jenis dompeng rakit segera dihentikan operasinya, terlebih karena lokasinya berdekatan dengan jembatan yang menjadi akses utama warga.
“Kepedulian ini untuk menjaga alam kita dari kerusakan yang ditimbulkan manusia. Kalau masih membandel, kami akan menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum untuk menindak tegas para pelaku,” ujar Henri menegaskan.
Langkah ini mendapat dukungan dari masyarakat yang khawatir aktivitas tambang ilegal akan menimbulkan dampak buruk bagi lingkungan dan keselamatan warga sekitar.(Lil)
#Jambiprima.com #Berita #Beritaterkini #Merangin #Jambi #DPRD #BupatiMerangin
Diduga Mengantuk, Carry Pickup Nyungsep ke Semak Belukar di Jalan Lintas Tebo-Bungo
Dari Dinamika Musda ke Konsolidasi! Cek Endra Serahkan SK Golkar Sungai Penuh kepada Hutri Randa
Cek Endra Matangkan Strategi Golkar Jambi Menuju Pemilu 2029
Empat Terduga Pencuri Brondolan Sawit Kabur, Tiga Motor Diamankan di PT TAL
100 Pelajar Ikuti MAXIM QUIZ English Brain di Jambi, Asah Kemampuan Bahasa Inggris
SAH Ajak Kader Gerindra Jambi Terus Gelar Salat Istisqa di Tengah Kekeringan
Ketua DPRD KFA Konsultasi ke Kejagung, Bahas Aspek Hukum Zona Merah Kenali Asam