JAMBIPRIMA.COM,. JAMBI – Dugaan keberadaan gudang penyimpanan bahan bakar minyak (BBM) ilegal kembali mencuat di Kota Jambi. Temuan itu terungkap setelah Komisi I DPRD Kota Jambi melakukan inspeksi mendadak di kawasan Alam Barajo, di mana sebuah gudang diduga menyimpan BBM jenis solar dalam jumlah besar tanpa izin resmi.
Aktivitas mencurigakan tersebut menimbulkan kekhawatiran masyarakat terkait potensi pelanggaran hukum di bidang migas.
Menanggapi hal ini, Wali Kota Jambi, dr. Maulana, menegaskan bahwa pemerintah tidak akan tinggal diam. Ia menyebut penindakan terhadap praktik penyimpanan BBM ilegal harus dilakukan secara gabungan lintas instansi.
“Kalau pelanggarannya berkaitan dengan Perda, itu ditangani Satpol PP melalui PPNS. Tapi kalau menyangkut BBM dan migas, tentu harus melibatkan kepolisian karena sudah masuk ranah undang-undang migas,” ujar Maulana, Selasa (21/10/2025).
Maulana menjelaskan, Satpol PP hanya berwenang memeriksa izin dan fungsi gudang, sedangkan penindakan atas peredaran dan penyimpanan BBM ilegal menjadi kewenangan aparat kepolisian.
“Jadi kalau memang ada pelanggaran seperti ini, penindakannya dilakukan bersama-sama. Ini bukan hanya soal izin gudang, tapi juga soal distribusi migas,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa kasus serupa sudah pernah terjadi sebelumnya dan menegaskan tidak ingin hal itu terulang kembali.
“Dulu sudah pernah ditindak, tapi muncul lagi. Kami akan segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk menentukan langkah tegas berikutnya,” tutup Maulana. (Ahmad)
#Jambiprima.com #Berita #Beritaterkini #Pemda #Jambi #Pemkot #Pertamina #SPBU #DPRD
Ketua DPRD Tebo KM Ajak Warga Teladani Nilai Keikhlasan di Hari Raya Idul Adha
Open House Idul Adha di Griya Mayang, Al Haris Teguhkan Tradisi Kebersamaan dan Pesan Bijak Bermedia
Gubernur Al Haris Ajak Masyarakat Perkuat Semangat Pengorbanan di Momentum Idul Adha
Korem 042/Gapu Gelar Sholat Idul Adha Bersama, Danrem Ajak Perkuat Kepedulian Sosial
Presiden Prabowo Salurkan Sapi Kurban 930 Kilogram untuk Warga Jambi
CE Bongkar Carut-Marut Tambang Rakyat di Jambi, 6.000 Sumur Minyak Ilegal Jadi Sorotan DPR RI
Warga Ancam Demo DPRD dan Bupati, Konflik Lahan dengan PT Tebo Indah Kian Panas