JAMBIPRIMA.COM,TEBO- Untuk persiapan migrasi alamat 22 desa pemekaran dalam menghadapi pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak tahun 2026 mendatang, Dinas kependudukan dan pencatatan sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi membutuhkan setidaknya 50 ribu keping blangko kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el).
Terkait hal ini, pelaksana tugas (Plt) Kadis Dukcapil Tebo, Haryadi mengatakan, untuk persiapan migrasi alamat desa-desa pemekaran dalam menghadapi Pilkades serentak, kita membutuhkan puluhan ribu blangko KTP.
Haryadi menjelaskan, kami sudah menaikkan nota dinas ke Bupati, bahwa untuk menghadapi Pilkades serentak kita membutuhkan blanko KTP yang lumayan banyak dan jumlahnya bisa puluhan ribu, karena desa induk dan pemekaran desa alamatnya tentu berubah,"katanya, Jum'at 8 Agustus 2025.
" Jadi mau tak mau, kita antisipasi supaya Pilkades serentak 2026 lancar terutama soal data kependudukan," lanjutnya.
Makanya kemarin kita mengajukan permohonan ke Bupati dan di setujui, nantinya akan di sampaikan kepusat untuk minta tolong pencetakannya, karena selama ini kita cuma mendapat blangko KTP hibah dari pusat,"ucap Haryadi.
" Dari hitungan yang ada, ungkap Haryadi, di butuhkan sekitar 50 ribu keping blangko KTP, karena 22 desa pemekaran, induk dan pemekaran semua berubah, ditambah layanan normal di kantor seperti biasa.
Selain itu kita Haryadi, kemarin sudah bertemu dengan dinas PMD, wacananya tahun 2026 mendatang akan mengadakan Pilkades serentak dan jumlah itupun sudah kita padukan dengan yang di sampaikan oleh Kadis PMD,"tutupnya. (ARD)
#tebo #pemdatebo #dukcapiltebo #jambiprima.com #jambi #bupatitebo #agusrubiyanto #pmd #ktp #blangko #desapemekaran
Wali Kota Jambi Lantik Pengurus BKPRMI 2026–2031, Dorong Dakwah Kekinian untuk Generasi Muda
Bupati Tebo Pimpin Penyaluran Bantuan ATENSI Kemensos di Rimbo Bujang
Cegah Balap Liar dan Kriminalitas, Polda Jambi Gelar Patroli Blue Light
Polda Jambi Perketat Pengawasan SPBU, Pastikan Stok BBM Aman Usai Penyesuaian Harga
Bakal Siapkan Big Data, SMSI Jambi Verifikasi Ulang Keanggotaan Berbasis Technologi Terkini