JAMBIPRIMA.COM, KOTAJAMBI – Proyek pembangunan gedung baru untuk kantor Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Kota Jambi mengalami keterlambatan. Hal ini terungkap setelah Komisi III DPRD Kota Jambi meninjau langsung lokasi pembangunan.
Ketua Komisi III DPRD Kota Jambi, Umar Faruk, mengungkapkan bahwa pekerjaan fisik proyek seharusnya sudah selesai, namun kenyataannya masih dalam tahap pengerjaan. Meski demikian, pihak pelaksana mengklaim bahwa progres pembangunan tetap berjalan sesuai rencana dengan masa perpanjangan waktu hingga 25 Desember 2024.
"Ada keterlambatan pekerjaan yang seharusnya saat ini sudah selesai. Namun, kami optimistis proyek dapat diselesaikan sebelum batas waktu perpanjangan," ujar Umar Faruk usai kunjungan tersebut.
Komisi III DPRD Kota Jambi menyarankan agar pihak pelaksana menambah jumlah tenaga kerja untuk mempercepat penyelesaian proyek. Umar Faruk menekankan pentingnya langkah ini demi memastikan target waktu dapat terpenuhi tanpa mengorbankan kualitas bangunan.
"Dengan penambahan tenaga kerja, kami berharap proyek bisa rampung sesuai target, sehingga pelayanan publik tidak terganggu," tegasnya.
Proyek pembangunan gedung baru Dinas Perkim ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Jambi untuk meningkatkan kualitas layanan publik, khususnya dalam bidang perumahan dan pemukiman. Gedung baru tersebut diharapkan mampu mendukung efisiensi dan kenyamanan dalam pelayanan kepada masyarakat.
Meskipun demikian, keterlambatan proyek ini sempat menuai kekhawatiran dari masyarakat, mengingat pentingnya gedung baru untuk mendukung operasional dinas terkait. Umar Faruk memastikan bahwa DPRD Kota Jambi akan terus mengawal perkembangan proyek hingga tuntas.
"Kami akan terus memantau pekerjaan hingga batas waktu yang ditentukan, dan kami berharap pembangunan ini selesai dengan kualitas terbaik sesuai dengan perencanaan awal," pungkas Umar Faruk.
Proyek Strategis
Gedung baru Dinas Perkim dirancang sebagai salah satu fasilitas penting untuk mendukung layanan perumahan dan pemukiman di Kota Jambi. Dengan selesainya proyek ini, diharapkan pelayanan publik akan lebih maksimal dan efisien dalam menangani kebutuhan masyarakat di bidang tersebut. (Cr04)
CE Bongkar Carut-Marut Tambang Rakyat di Jambi, 6.000 Sumur Minyak Ilegal Jadi Sorotan DPR RI
Ombudsman Minta Portal Penelusuran Perkara PN Jambi Segera di Aktifkan
Gerindra Soroti Indomaret dan Alfamart, DPRD Tebo Jadwalkan RDPU Bersama UMKM
Jelang Idul Adha, Satgas Pangan dan TPID Sidak Pasar Angso Duo Pastikan Harga Stabil
Panji Citra Sambut Tim Penilai Rumah Adat Melayu Jambi di Kemantan
Korban Tenggelam di Sungai Batanghari Tebo Ditemukan Meninggal
Mengalami Penurunan, Jumlah Penduduk Miskin di Sungai Penuh hanya 2,92 persen