Jambi - Jumlah penduduk kota Jambi yang masuk kategori miskin ekstrem berdasarkan data Dinas Sosial berjumlah 6.342 orang. Angka ini mengalami penurunan dari sebelumnya yang mencapai 8.671 orang.
Dari jumlah itu, Kecamatan Jambi Timur menjadi daerah dengan tingkat penduduk miskin ekstrem terbanyak, dengan 1.225 penduduk.
Menanggapi hal ini, Anggota Fraksi Partai PDIP Perjuangan, DPRD Kota Jambi, Sutiono merasa prihatin.
Dia meminta OPD terkait, yang bersentuhan langsung untuk mengatasi kemiskinan segera melakukan validasi data.
"Saya minta segera ditindaklanjuti, validasi data dengan pendekatan "by name by address.". Supaya bantuan yang disalurkan tepat sasaran," katanya.
Sutiono juga meminta, bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan lain sebagainya untuk dikaji dan di validasi kembali.
"Supaya yang masuk kategori miskin ekstrem ini, bisa ikut tercover. Harusnya ini prioritas utama untuk menerima bantuan pemerintah, supaya bisa cepat naik kelas dan tidak lagi jadi miskin ekstrem," katanya.
Kedepan kata dia, kebijakan anggaran Pemkot Jambi harus berpihak pada rakyat kecil. Sehingga masyarakat betul-betul menikmati program pembangunan pemerintah.
Dishub Sesuaikan Waktu Ideal untuk Traffic Light di Kawasan Simpang Mayang
Pemkot Tambah Dana Rp10 Miliar, Selesaikan Kantor Baru Wali Kota Jambi
RSJ Provinsi Jambi Siap Terima Pasien Caleg dengan Gangguan Jiwa Pasca Pemilu 2024
Pemerintah Kota Jambi Serahkan Penanganan Kasus Dugaan Penipuan Bisnis Beras ASN ke Pihak Berwajib
Dewan Kota Jambi Serukan Penolakan Rencana PT. SAS Bangun Stockpile di Aurduri