Warga Kota Jambi belum Terima STB TV Digital Gratis

Minggu, 16 Juli 2023 - 15:11:06 WIB - Dibaca: 2067 kali

Warga Kota Jambi belum Terima STB TV Digital Gratis
Warga Kota Jambi belum Terima STB TV Digital Gratis (jambiprima.com)

JAMBIPRIMA.COM,JAMBI- Migrasi sistem TV teresterial analog ke digital atau Analog Switch Off (ASO) sudah dilaksanakan pada 2 November 2022 pukul 24.00 WIB. Namun hingga saat ini, distribusi set top box (STB) gratis untuk masyarakat kategori rumah tangga miskin masih terkendala dan belum terimplementasi secara sempurna. Termasuk di Kota Jambi.

Berdasarkan surat Kemenkominfo Nomor 239/M.KOMINFO/PI.03.04/04/2022, 6 April lalu, tentang pemberitahuan pelaksanaan pendistribusian STB Analog Switch Off (ASO) tahap pertama.

Berdasarkan lampiran surat tersebut, total ada 13.201 rumah tangga miskin di Kota Jambi yang akan menerima bantuan STB tersebut. Adapun rincian, Kecamatan Alambarajo 1.186, Danausipin 1.557, Danauteluk 655, Jambi Selatan 1.034, Jambi Timur 1.979, Jelutung 1.415, Kotabaru 1.382, Paalmerah 1.832, Pasar 338, Pelayangan 529 dan Telanaipura 1.294.

Kadis Kominfo Kota Jambi, Abu Bakar saat dihubungi mengatakan, hingga saat ini pihaknya memang belum mendapat laporan STB yang sudah terdistribusi ke masyarakat. 

Sesuai amanat PP No. 46 tahun 2021, Kominfo dan Lembaga Penyelenggara Multipleksing telah melakukan distribusi bantuan alat bantu siaran digital atau Set Top Box (STB) kepada Rumah Tangga Miskin (RTM) berdasarkan desil-1 dalam data Percepatan Pensasaran Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE).

"Setahu saya di Kota Jambi ini penyedianya memang bukan dari APBN tapi dari Lembaga Penyelenggara Multipleksing," katanya.

Ditambahkan Abu Bakar, berdasarkan lampiran surat dari Kemenkominfo Nomor 239/M.KOMINFO/PI.03.04/04/2022, 6 April lalu, total ada 13.201 rumah tangga miskin di Kota Jambi yang akan menerima bantuan STB tersebut. 

"Data penerima sudah kita kirimkan ke pusat, sampai saat ini belum ada distribusi sampai daerah Jambi," ujarnya.

Untuk itu, pihaknya dalam waktu dekat akan berkomunikasi dengan Kemenkominfo untuk menindaklanjuti persoalan ini.





BERITA BERIKUTNYA