Pelanggan Air Tirta Mayang Komplain Tagihan Tiba-tiba Naik, Humas: Ada Kelalaian Petugas

Selasa, 22 November 2022 - 10:06:13 WIB - Dibaca: 1387 kali

PDAM Tirta Mayang
PDAM Tirta Mayang (Istimewa )

JAMBIPRIMA.COM,JAMBI – Sejumlah warga Kota Jambi, mengeluhkan pembayaran tagihan air PDAM mereka, yang tiba-tiba membengkak dibandingkan pembayaran sebelumnya.

Untuk itu, kemarin (21/11) sejumlah warga mendatangi pelayanan Perumda Air Minum Tirta Mayang Kota Jambi, untuk mengkrosceknya.

Dari beberapa warga, menyebutkan ada kesalahan petugas lapangan dalam membaca meteran air. Sehingga, tagihan air warga ini membengkak.

“Saya sebelumnya hanya bayar Rp700 ribuan, tapi bulan ini membengkak bisa sampai Rp1 jutaan,” kata warga Kecamatan Alambarajo, yang minta namanya tidak disebutkan.

Senada juga dikatakan warga Talang Bakung, Kecamatan Paalmerah. Di mana biasanya ia dan warga lainnya membayar tagihan hanya Rp150 ribu. Namun bulan ini tagihan membengkak mencapai Rp890 ribu.

“Pemakaian air normal. Tapi pas dicek tagihan malah bengkak,” kata warga tersebut.

Sementara itu, Humas Perumda Air Minum Tirta Mayang Kota Jambi, Ade Lubis membenarkan adanya kedatangan sejumlah warga, terkait komplain mereka terhadap tagihan yang membengkak.

Kata dia, memang ada kelalaian petugas di lapangan dalam pengecekan di lapangan. 

“Masih di batas ambang kenaikannya. Untuk pelanggan pada umumnya kami temukan, ketemu pelanggan yang rumahnya dikunci sehingga tidak bisa dicek meterannya,” terangnya.

Tak hanya itu, adanya hewan peliharan (anjing,red) milik warga, membuat petugas di lapangan tak jadi mengecek meteran air.

“Sehingga petugas harus mengulang lagi di kemudian hari. Namun memang ada yang tidak mengulang (lalai,red), jadi ini temuan kami,” jelasnya.

“Sering juga karena disebabkan bocor setelah meterean. Kalau ini merupakan tanggung jawab dari pelanggan,” timpalnya.

Pasalnya, perpiapaan yang menjadi tanggung jawab pihaknya, hanya dari pipa induk sampai dengan meter air. Sedangkan dari meter air ke dalam rumah itu tanggung jawab pelanggan.

Atas hal inilah, kemudian pihaknya melakukan pemutusan kerja sama dengan petugas di lapangan tersebut.

“Mereka ada sistem kontrak, jadi kalau sudah fatal tidak kita lanjutkan lagi,” jelasnya.

Ditambahkannya, tagihan yang melonjak disebabkan oleh catatan konsumsi air yang lebih tinggi dari pada sebelumnya. Konsumsi air terhitung di meter air dan dicatat oleh petugas setiap bulan untuk ditagihkan pembayarannya kepada pelanggan.

“Apabila catatan petugas berbeda dari yang tertera di meter air, sehingga tagihan menjadi tinggi, maka itu bukan kesalahan pelanggan. Kami akan mengoreksi dan memberikan kompensasi,” bebernya.

“Yang sering terjadi, pelanggan tidak merasa banyak memakai air, tapi tagihannya besar. Untuk itu pelanggan sebaiknya memeriksa kondisi perpipaan di rumah, apakah ada kebocoran yang tidak terlihat. Jangan biarkan keran terbuka pada saat rumah kosong. Silakan menyampaikan pengaduan masalah tagihan yang melonjak ke nomor WA 0821-2121-9692 atau datang ke kantor pelayanan kami di Broni,” pungkasnya. (Ahmad)





BERITA BERIKUTNYA