JAMBIPRIMA.COM,JAMBI- Pemerintah Kota Jambi melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) meluncurkan Aplikasi Satu Data Kota Jambi. Peluncuran tersebut dilakukan oleh Sekda Kota Jambi, A Ridwan, di Aula Bappeda Kota Jambi, Rabu (5/10).
Aplikasi Satu Data Kota Jambi merupakan aplikasi yang dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat guna mendapatkan informasi terkait data-data dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di ibu kota Provinsi Jambi ini.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Jambi, Abu Bakar mengatakan, aplikasi satu data menindaklanjuti Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 39 Tahun 2019, tentang Satu Data Indonesia.
"Dan ini cikal balal untuk menjadi Satu Data Indonesia. Tentunya, aplikasi ini bisa dipergunakan oleh seluruh masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat kota Jambi," kata Abu Bakar, usai peluncuran aplikasi itu.
Ia menerangkan, data yang disajikan melalui Aplikasi Satu Data Jambi tersebut merupakan data akurat yang mudah diakses serta dapat dipertanggung jawabkan.
"Data-data yang disajikan ini bisa dipublish, karena memang ada juga data yang tidak bisa dipublish atau data yang dikecualikan. Jadi data itu sendiri ada banyak macamnya, dan itu semua harus dipahami oleh tiap OPD," katanya.
Abu juga menyampaikan, bahwa aplikasi tersebut dapat diakses langsung oleh masyarakat melalui website satudata.jambikota.go.id.
"Semua data-data di semua OPD yang bisa disajikan itu tersajikan semua. Mulai dari panjang jalan, jumlah sungai, jumlah perumahan, jumlah ruang terbuka. Semuanya bisa dilihat dengan mengakses website tersebut," tuturnya.
Kedepan kata Abu, sistem Satu Data Kota Jambi juga akan dikembangkan dengan mengintegrasikan pemanfaatan Data Geospasial melalui peta satelit, sehingga data berbasis wilayah/zonasi peta juga akan menambah konfigurasi Satu Data Kota Jambi yang akan datang.
"Jadi kalau mau tahu data secara kewilayahan, tinggal klik saja peta digital wilayah kecamatan/kelurahan yang dimaksud. Nanti akan muncul informasi atau sajian data didalamnya," ujarnya.
Sementara itu, Sekda Kota Jambi, A Ridwan meminta jajaran OPD lingkungan Pemkot Jambi agar tidak mementingkan ego sektoral.
Ini mengingat, Sistem Aplikasi Satu Data Kota Jambi telah diluncurkan. Sehingga sangat dibutuhkan peran jajaran OPD lingkungan Pemkot Jambi, untuk selalu meng-update data terkini di masing-masing instansi.
“Saya ingatkan tidak ada ego sektoral dan menghambat laju pertumbuhan pemerintah. Semua harus aktif meng-update data di masing-masing wilayah, mengelola data sektoral,” katanya.
Termasuk membentuk personel khusus yang mampu mengelola berbagai data yang diperlukan untuk diinput ke dalam sistem Aplikasi Satu Data Kota Jambi.
“Peluncuran aplikasi ini lebih memudahkan bagi teman-teman untuk masuk, para peneliti yang membutuhkan data tentang Kota Jambi. Dengan satu data lebih memudahkan,” sebutnya.
Sehingga dirinya meminta agar, tiap OPD dapat merilis data murni sebaik mungkin. Bahwa, perencanaan awal pembangunan jika data telah akurat sehingga dapat memudahkan laju pertumbuhan pemerintah.
“Dinas Kominfo sebagai leading sektor pengelolaan satu data ini. Jadi OPD yang mewakili, terutama menghadapi inflasi datanya harus benar benar serius,” jelasnya. (Ahmad)