JAMBIPRIMA.COM | JAMBI - Dewan Pimpinan Wilayah Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (DPW APPSI) Jambi menolak rencana pemerintah untuk menaikan harga BBM.
Menurut ketua DPW APPSI Jambi, Ansori, kebijakan tersebut akan menyebabkan kenaikan harga bahan pokok yang sudah meroket saat ini.
"DPW APPSI Jambi tegas menolak rencana pemerintah untuk meninjau ulang rencana kenaikan harga BBM yang tentu dapat memicu kenaikan harga dan barang-barang kebutuhan pokok penting lainnya,” ungkap Ansori
Tidak hanya DPW APPSI Jambi, APPSI seluruh Indonesia juga akan menolak rencana pemerintah mengeluarkan kebijakan yang belum tepat waktunya.
Dikatakan Ansori lagi, DPP APPSI juga sudah menyampaikan sikap resmi APPSI yang di sampaikan Dalam konferensi pers, dimana Pernyataan Sikap APPSI Terkait Kebijakan Naiknya Bahan Kebutuhan Pokok yang diadakan di Pasar Minggu, Selasa (30/8), Sekretaris Jenderal APPSI Mujiburrohman membacakan sikap APPSI terkait kenaikan harga, salah satunya adalah peninjauan kembali harga BBM yang bisa meningkatkan inflasi.
Sampai Juli 2022, tingkat inflasi tahunan sudah mencapai 4,94 persen, melampaui APBN 2022 yang diperkirakan sebesar 2-4 persen. Inflasi ini diperkirakan akan terus mengalami kenaikan di bulan-bulan mendatang.
Dikatakan Ansori lagi, pedagang-pedagang saat ini sudah mengalami kesulitan finansial meskipun BBM belum mengalami kenaikan, karena keterbatasan BBM subsidi yang tersedia.
“Kita tidak punya sumber BBM, tetap beli di SPBU, jadi kita minta DPRD propinsi Jambi dapat menyampaikan aspirasi pedagang ini kepada pemerintah pusat" ungkap tokoh muda asal Kabupaten Tebo ini. (Red-TN).
Jelang Pengumuman Kenaikan BBM, SPBU Dalam Kota Jambi Diserbu Warga
Pemkot Jambi Siapkan JPS Hadapi Inflasi, Warga Bakal Dapat Bansos
Sinyal Kenaikan BBM Semakin Kuat, LSMM Jambi: Pemerintah Jangan Gegabah
Bupati Kerinci Silaturahmi dan Lepas Pindah Tugas Kepala Kejari Sungaipenuh
Antisipasi Penimbun BBM, Kaposek Marosebo Tinjau Pengamanan di SPBU
Pemkot Jambi Siapkan Dana BTT Rp6,7 Miliar, Siap Intervensi Pasar