JAMBIPRIMA.COM, KERINCI - Kantor PDAM tirta Sakti cabang Pancuran Tiga Tanjung Pauh, disegel Warga 5 Desa Tanjung Pauh Mudik, Kecamatan Danau Kerinci Barat, Kabupaten Kerinci, pada Selasa (28/12).
Penyegelan tersebut merupakan buntut dari kekesalan warga karena sudah hampir Satu bulan air PDAM tidak mengalir ke rumah warga.
Pantauan dilapangan terlihat kantor PDAM Tanjung pauh di segel warga dengan menggunakan papan yang dipasang dipintu kantor.
"Ya, kami kesal, karena sudah hampir Satu bulan ini Air PDAM Tirta Sakti Kerinci tidak pernah mengalir kerumah kami,"ucap warga yang merupakan pelanggan PDAM Tirta Sakti Kerinci.
Padahal, Air bersih PDAM yang merupakan bagian dari kebutuhan wajib bagi masyarakat, baik digunakan untuk mencuci, mandi, dan bahkan dikonsumsi untuk air minum.
Ada ribuan jiwa yang akan menunggu munculnya Air bersih mengalir kembali untuk menjadi keperluan sehari-hari di Tanjung Pauh. "Ada Lima desa desa (Desa Pancuran Tiga, Desa Bukit Pulai, Desa Tanjung Pauh Mudik, Desa Punai Merindu, Desa Sumur Jauh,"sebutnya.
Sementara itu Azwar Anas Dirtek PDAM Tirta Sakti, membenarkan air tidak mengalir. Tidak mengalirnya air PDAM Tirta Sakti Kerinci disebabkan karena pompa sedang rusak, dan hari ini akan mengalir.
"Untuk pengaliran air PDAM Tirta Sakti Kerinci ke wilayah Desa Tanjung Pauh Mudik dan hiang harus bergilir,"jelasnya. (Bdu)