Pertanyakan Kelanjutan Dugaan Penyelewengan Dana Desa

Warga Pagar Puding Datangi Polres Tebo

Senin, 09 Agustus 2021 - 19:40:10 WIB - Dibaca: 2143 kali

()

JAMBIPRIMA.COM, TEBO - Sejumlah Perwakilan masyarakat Desa Pagar Puding, Kecamatan Tebo Ulu Kabupaten Tebo mendatangi Kantor Polres Tebo, pada Senin (09/08/21).

Hal ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan dengan pihak Inspektorat Kabupaten Tebo, pada Senin ( 02/08/21) lalu untuk mempertanyakan dugaan penyalahgunaan anggaran senilai Rp 1.6 Milyar dari dana ADD tahun anggaran 2018- 2019 yang seharusnya di gunakan untuk kegiatan BLT, BumDes, Insentif guru ngaji dan lainnya yang sebelumnya sudah dilaporkan ke pada pihak inspektorat.

Kepada media ini, salah satu perwakilan masyarakat Desa Pagar Puding, Jupri Husnadi mengakui bahwa maksud kedatangan mereka untuk mempertanyakan laporan hasil pemeriksaan pihak Inspektorat Kabupaten Tebo yang telah dilimpahkan ke Polres Tebo.

" Hari ini saya dan beberapa orang tua- tua dari Desa Pagar Puding sengaja mendatangi Kantor Polres Tebo untuk mempertanyakan tindak lanjut dari Laporan Pemeriksaan inspektorat Kabupaten Tebo yang mana telah dilimpahkan ke Polres Tebo, alhamdulillah kami disambut oleh pihak Polres Tebo melalui Unit Tipikor dan berdiskusi mengenai masalah ini", terang Jupri.

Diakui Jupri, dari hasil pertemuan tadi, pihak Polres Tebo sangat kooperatif dalam menyikapi persoalan ini, dirinya berharap jika terlapor dalam hal ini oknum Kades tersebut terbukti bersalah, agar ditindak sesuai dengan proses hukum yang berlaku.

Terpisah, Kapolres Tebo melalui Kasat Reskrim Polres Tebo, AKP. Marahatua Siregar saat dikonfirmasi media ini melalui pesan WhatsApp, Senin ( 09/08/21) membenarkan perihal kedatangan rombongan perwakilan masyarakat Desa Pagar Puding tersebut.

Dikatakan Kasat, pihaknya akan menindaklanjuti Laporan Pemeriksaan yang di limpahkan oleh Inspektorat Kabupaten Tebo terkait dugaan penyalahgunaan penggunaan Dana Desa Pagar Puding. 

" Yang jelas kita akan menindak lanjutin sesuai aturan, yang bersangkutan pun sudah kita lakukan pemanggilan", terang Kasat. (Wan)





BERITA BERIKUTNYA