Masa Belajar Daring, SMA Negeri 1 Batanghari Dagangkan Buku LKS

Kamis, 25 Februari 2021 - 18:44:49 WIB - Dibaca: 2424 kali

()

JAMBIPRIMA.COM, BATANGHARI - Praktek jual beli buku Lembar Kerja Siswa (LKS), di Sekolah Menengah Atas (SMA) khususnya di SMA Negeri 1 Batanghari, menjadi sorotan publik. Bagaimana tidak, beberapa wali murid merasa keberatan atas adanya pembelian buku LKS di masa ekonomi yang sangat menurun, (25/02).

Salah satu wali murid SMA Negeri 1 Batanghari, saat ditemui di rumahnya menyampaikan, di masa ekonomi yang sangat menurun, pihak sekolah masih saja membebani siswa untuk pembelian buku LKS di masa Covid-19.

“Di masa pendemi Covid-19, pihak sekolah masih saja suruh anak saya beli LKS Bang, padahal anak saya belajar daring," ucapnya salah satu orang tua siswa yang tidak mau di tuliskan namanya.

Dijelaskan dia, selama belajar daring, LKS itu tidak ada gunanya, siswa belajar secara online di rumah, belajar tatap muka tidak diadakan.

“Manfaat LKS itu tidak ada Bang, anak saya belajar online, tidak menggunakan LKS, kecuali kalau anak saya belajar tatap muka mungkin bisa dimanfaatkan LKS itu, jujur Bang saya merasa keberatan, dengan adanya guru suruh anak saya membeli LKS itu,” Ujarnya.

"Dari pada beli buku LKS mendingan beli paket data internet Bang, karena paket data internet sangat berguna untuk anak belajar  di rumah di masa belajar daring, dari pada beli LKS tidak ada manfaat selama belajar secara online, saya sebagai orang ekonomi rendah, sungguh keberatan,” Tegasnya.

Sementara itu, Tohir, Kepala Bidang Sekolah Menengah Atas Provinsi saat dikonfirmasi melalui via seluler mengatakan, pihak provinsi tidak ada aturannya untuk pemebelian buku LKS, dan tidak ada perintah dari provinsi untuk pembelian buku LKS  tersebut, ikuti saja petunjuk juknis BOS.

“Aturnya tidak ada, itu kemauan sekolah saja, prinsip nya ikut anjuran Bantuan Operasi Sekolah (BOS) saja, kalau ada bukti surati saja provinsi biar resmi, nanti kita panggil kepala sekolahnya untuk klarifikasi, dan pihak sekolah harus ikut petunjuk juknis BOS,” Ujar Tohir. (indra)





BERITA BERIKUTNYA