Beredar Isu Amin Abdullah Hanya Ban Serap Mulyani, Pengamat Politik: Lawan Kehabisan Akal

Kamis, 23 Juli 2020 - 18:00:24 WIB - Dibaca: 2493 kali

()

JAMBIPRIMA.COM, TANJABBAR - Maraknya isu yang beredar yang menyudutkan salah satu pasangan Bakal Calon Kepala Daerah (Bacakada) Tanjab Barat, yakni  Mulyani Siregar- Amin Abdullah ditengah masyarakat ditanggapi oleh pengamat politik Tanjab Barat, Eko.

Kepada Jambirpima.com, Ia mengatakan bahwa isu tersebut adalah bentuk kepanikan dari pihak lawan yang melihat elektabilitas Mulyani Siregar- Amin Abdullah (Mulia) yang semakin hari semakin tinggi.

" Mereka (penyebar isu), kehabisan akal," kata Eko, Kamis (23/7)

Dia juga menyebutkan, mental petarung itu bukan ngomongin Paslon (Pasangan Calon) lain dari belakang.

" Mental seorang petarung itu, bukan ngomongin Paslon lain dari belakang," sebut Eko.

Isu tersebut dibantah Mulyani. " Isu itu tidak benar, emangnya kita mau beli mobil, pakai ban serap, isu murahan itu, atau jangan- jangan yang sengaja menyebarkan isu ini yang menganggap Bacawabupnya ban serap," sebutnya.

Mulyani juga mengatakan, kita kalau berpolitik, ya, yang Santun, jangan menghujat dan menjelek- jelekan lawan politik, berikan contoh berpolitik yang baik kepada Masyarakat.

 " Perlu diketahui, saya sudah menganggap Pak Amin Abdullah itu sebagai saudara saya Sendiri," imbuhnya.

Dijelaskan Mulyani, sehubungan dengan posisi pak Amin Abdullah sebagai wakil, kita akan saling mengisi dan berkoordinasi dalam menjalankan roda pemerintahan apabila dipercaya masyarakat Tanjab Barat untuk  memimpin Kabupaten yang kita cintai ini.

"Nggak ada istilah Ban Serap, karena kita akan mencalonkan diri sebagai Cabup-Cawabup berpasangan. Jadi kita bersama-samalah membangun tanah kelahiran kita ini," tegasnya.

Terpisah, Amin Abdullah  Membenarkan kabar tersebut bahwa ada yang sengaja mengisukannya. 

"Bahkan ada beberapa Tokoh Masyarakat yang menelpon saya langsung menyampaikannya," ungkapnya.

Apakah isu tersebut sengaja disebarkan oleh salah satu kandidat, Amin Abdullah enggan menanggapinya.

" Mungkin dengan majunya saya pada Pilkada tahun 2020 ini yang berpasangan dengan Pak Mulyani, menjadi perhitungan oleh lawan Politik," tutupnya. (@MC)





BERITA BERIKUTNYA