JAMBIPRIMA.COM, JAMBI- Bakal Calon Gubernur (Bacagub) Jambi, Safrial pagi ini resmi mendaftarkan diri ke DPD PAN Provinsi Jambi. Kedatangan Safrial bersama Tim Keluarga dan simpatisan, pada Jum'at (19/6) disekretariat DPW PAN Jambi di sambut langsung oleh sang Ketua, H Bakri.
Haji Bakri mengungkapkan rasa bangganya atas kedatangan figur yang masih menjabat sebagai Bupati Tanjung Jabung Barat itu. Terlebih menurutnya, Safrial datang tepat waktu sesuai dengan jadwal yang telah di tetapkan.
“Memang jadi pemimpin itu harus on time. Saya tahu betul kalau pak safrial ini orangnya memang selalu disiplin dan tepat waktu”, ungkapnya.
Safrial dalam pemaparannya menyampaikan bahwa menjadi gubernur bukan suatu kesombongan ataupun kebanggaan. Menurutnya kesempatan untuk bisa membangun jambi ke arah yang lebih baik lah tujuan akhir dari semua proses ini.
Sesuai visi dan misi yang di usungnya yakni JAMBI UNGGUL (Ulung, Nyaman, Gemilang, Tangguh Dan Lestari), Safrial ingin ke depannya dengan potensi yang ada, Jambi bisa lebih unggul. Untuk menjadi manusia yang ulung menurutnya Sumber Daya Manusia di jambi harus menjadi prioritas.
“Di Tanjab Barat, ratusan anak telah kita sekolahkan di berbagai jenis sekolah vokasi baik dengan pola kerjasama maupun ikatan dinas”, katanya.
Ditambahkannya lagi, untuk bidang pertanian dan kehutanan kita mesti back to basic menyesuaikan dengan karakteristik yang ada di Jambi. Bidang sosial budaya, Candi Muaro Jambi mesti mendapat perhatian yang lebih agar bisa menjadi destinasi wisata kebanggaan masyarakat. Kemudian potensi sumber daya alam seperti batubara juga harus di dukung dengan mobilisasi yang tepat.
“Jika saya terpilih, satu bulan menjabat batu bara tidak macet. Kita akan gunakan tronton. Semua sudah kita pikirkan,”ujarnya.
Dikutip dari pilarjambi.com media patner jambiprima.com, untuk mewujudkan itu semua, safrial yang merupakan putra jambi kelahiran merlung tanjab barat ini berharap do’a dan dukungan segenap masyarakat provinsi jambi.
“Saya orang jambi dan ingin membangun jambi. Saya bukan kepala daerah yang suka pencitraan. Dasar saya adalah akademisi bukan politisi,” tukasnya. (As)