JAMBIONE.COM, SAROLANGUN- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sarolangun akan segera menyalurkan bantuan 300 ton beras kepada masyarakat Sarolangun yang terkena dampak virus Corona atau Covid-9.
Bantuan ini direncakan akan diberikan kepada 15.000 Kepala Kelurga (KK) yang tersebar di 158 desa dan kelurahan dalam kabupaten sarolangun, dari 15.000 KK ini, setiap KK nya akan mendapat 20 kg beras setiap bulannya selama 3 bulan.
Hal ini dikatakan langsung oleh bupati Sarolangun kepada sejumlah wartawan usai acara penyerahan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) kepada petugas medis yang ada di RSUD dan Puskesmas yang ada di Sarolangun beberapa waktu yang lalu.
"Ya benar, kita sudah menyiapkan 300 ton beras untuk kita salurkan ke masyarakat yang terkena dampak dari wabah Covid-19 ini, Secepatnya akan kita salurkan," ujar Cek Endra.
Menurutnya, adapun sumber dana bantuan yang akan diberikan berasal dari APBD Kabupaten Sarolangun 2020 serta dana dari pengalihan perjalananan dinas dan belanja yang tidak efektif di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pemkab Sarolangun.
"Sebelum Ramadhan sudah mulai disalurkan, sekarang dalam tahapan input data penerimanya, Kalau data yang didapatkan dari Bazda baru tercatat 14.550 KK, nanti akan ditambahkan dengan nama-nama pedagang yang berjualan di pasar tradisionalyang benar-benar terkena dampaknya Covid-19," jelasnya.
Sementara, Kepala Dinas Sosial, Juddin mengatakan bahwa untuk penyaluran bantuan beras tersebut, pihaknya akan bekerjasama dengan Bazda Sarolangun. Hal ini disebabkan Bazda Sarolangun juga akan memberikan bantuan.
"Kita akan bekerjasama dengan Bazda Sarolangun, karena mereka juga akan memberi bantuan, hanya saja bantuan yang diberikan tidak berupa beras," pungkasnya. (wel)