Persaingan Kandidat Makin Sengit, Pindah Partai pun Akan Dilakukan

FU Lobi ke Pusat, Fasha Masuk ‘Kandang Banteng’ ?

Sabtu, 14 Maret 2020 - 08:40:00 WIB - Dibaca: 6226 kali

(ist/Jambione.com)

Jambione.com, JAMBI- Persaingan para kandidat bakal calon gubernur (balongub) memburu perahu makin ketat. Berbagai cara dilakukan untuk mendapatkan dukungan partai. Selain melalui petinggi di daerah, para kandidat juga kian gencar melobi langsung ke pusat pengambil keputusan (DPP).

Salah satu kandidat yang kini gencar memburu partai adalah Fachrori Umar (FU). Informasi yang diperoleh, dalam beberapa hari terakhir sang petahana tengah melakukan safari politik ke sejumlah petinggi partai di Jakarta. Ditemani sejumlah orang dekatnya, Fachrori dikhabarkan menemui petinggi NasDem, Demokrat dan Hanura.

Melalui operasi senyap ini, Fachrori dan timnya menargetkan ketiga partai itu bisa ‘dikunci’. Sebab, dengan tiga partai tersebut, Fachrori sudah punya modal untuk maju. 7 kursi Demokrat digabung dengan masing masing dua kursi Hanura dan NasDem, Fachrori sudah cukup syarat punya 11 kursi untuk mendaftar sebagai cagub.

Operasi ini tentu harus berhasil. Karena sampai saat ini, sang petahana belum punya modal satu partai pun. Berbeda dengan calon lain. Cek Endra misalnya, hampir dipastikan akan diusung Golkar yang memiliki 7 kursi di Parlemen. Kemudian Syarif Fasha juga sudah punya modal 3 kursi PPP, dan Al Aharis hampir dipastikan mendapatkan 5 kursi PKS.

Lalu, kandidat lain, H Bakri sebenarnya  juga sudah punya modal 7 kursi PAN. Namun, kabarnya Ketua DPW PAN itu masih bimbang. Dia masih melihat elektabilitasnya dari hasil survey internal yang katanya keluar akhir Maret ini. Jika hasil surveinya bagus, Bakri akan maju. Sebaliknya jika masih tidak meyakinkan, maka Anggota DPR RI itu dipastikan urung maju.

Informasinya, inilah yang menjadi pemantik Fachrori kian gencar melakukan lobi ke pusat langsung. Sebagai petahana, tentu dia tak mau ketinggalan kereta. Karena kandidat lain juga membidik Demokrat, Hanura dan Nasdem untuk menambah dukungan. Makanya, mau tak mau Fachrori harus berhasil mengikat ketiga partai tersebut.

Tim Keluarga Fachrori Umar, Miftahul Ikhlas saat dihubungi Jambi One via ponselnya, Jum'at (13/3) kemarin membenarkan tengah mendampingi Fachrori di Jakarta. Menurut Paul-begitu dia biasa disapa-, pihaknya sudah bertemu dengan ketiga petinggi parpol tersebut guna memantapkan komunikasi.

"Hanura kita sudah ketemu Sekjennya. Sebelumnya juga sudah ketemu ketum Hanura pak OSO," katanya. Kemudian, di DPP NasDem, lanjut Paul, FU sudah bertemu langsung dengan Ketum Surya Paloh. "Kemarin kita ketemu dengan anaknya yang merupakan tim Pilkada," bebernya.

Lalu di DPP Demokrat, Paul mengatakan juga sudah bertemu dengan para peringgi partai berlambang mercy tersebut. "Sebelumnya kita juga sudah ketemu pak Ketum SBY dan juga anaknya," ujarnya.

Menurut Paul, mereka disambut hangat oleh sejumlah petinggi ketiga partai tersebut. "Responnya positif. Kalau tidak ada respon, tentu kita tidak berani ngomong," katanya.

"Mudah-mudahan dengan tiga parpol itu kita sudah nyaman. Kalau tidak nyaman tidak mungkin kita publikasi," sambungnya.

Di bagian lain, kandidat kuat Syarif Fasha juga kian gencar melakukan sosialisasi. Dalam beberapa hari terakhir, Walikota Jambi itu melakukan safari ke beberapa desa di Muarojambi dan Kabupaten Merangin. Meski tidak diusung Golkar, kandidat yang identik dengan kaum milenial ini sepertinya tetap yakin bisa mendapat partai.

Informasi yang diperoleh, selain sudah hampir dipastikan diusung PPP, kini Fasha tengah mendekati PDIP. Bahkan tersiar kabar, sang walikota tengah menjajaki bergabung dengan partai berlambang banteng moncong putih itu.

Sumber Jambione mengatakan, sejak tersisih dari Golkar, Fasha memang ancang ancang akan keluar dari partai beringin. Rencananya, sang walikota akan masuk ke ‘kandang banteng’. ‘’ Sekarang lagi proses pembuatan Kartu Tanda Anggota (KTA),’’ kata sumber Jambi One.

Ketua Tim pemenangan Fasha, H Rahman tidak menampik informasi tersebut. Ketika dikonfirmasi, Jumat (13/3) malam, H Rahman mengakui memang ada rencana Fasha akan bergabung dengan PDIP. ‘’ Masih tahap komunikasi. Sekarang  masih dalam proses, doakan saja,’’ katanya melalui pesan whatsapp.

Sementara itu, ketua tim penjaringan cagub PDIP, Hotman Sitanggang juga membenarkan ada wacana Fasha mau bergabung dengan PDIP. ‘’ Ya.. baru wacana. Komunikasi memang sudah ada. Tapi belum sampai tahap serius,’’ katanya saat dihubungi  Jumat malam.

Jika bergabung dan mendapatkan dukungan PDIP, maka Fasha sudah dipastikan bisa mendaftar sebagai cagub. 9 kursi PDIP digabung dengan 3 kursi PPP sudah melebihi syarat minimal 11 kursi untuk mendaftar. Dengan modal 12 kursi ini, Fasha juga lebih mudah mengaet partai lain yang tidak memiliki kader. Seperti Gerindra, Demokrat, Nasdem dan lainnya. (fey/kum)





BERITA BERIKUTNYA