ABJ Gagal, Hendri M Nur Melenggang Maju di Pilkada Bungo Melalaui Jalur Perseorangan

Senin, 24 Februari 2020 - 22:22:15 WIB - Dibaca: 1591 kali

()




Jambone.com, JAMBI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) memastikan tidak ada bakal calon perseorangan di Pemilihan Bupati (Pilbup) Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), 23 September mendatang.

Hal ini karena hingga batas akhir pendaftaran bakal calon perseorangan yang dibuka dari 21-23 Februari pukul 00.00 tidak ada satu pasangan bakal calonpun yang mendaftar.

Komisioner KPU Provinsi Jambi, M. Sanusi mengatakan hingga pukul 00.00 pasangan yang telah menginput data di Silon yakni Abu Bakar Jamalia (ABJ) dan Harnuni tidak datang mendaftar ke KPU.

"Oleh karena itu teman-teman KPU Tanjabbar menggelar rapat pleno untuk menutup massa penyerahan," kata M. Sanusi saat memantau pendaftaran calon perseorangan di KPU Tanjabbar, Senin (24/02) dinihari.

Masih dikatakan M. Sanusi, dari hasil rapat pleno yang dilaksanakan setelah diputuskan jika tidak ada calon perseorangan di Pilbup Tanjabbar. "Dipastikan Pilbup Tanjabbar tanpa calon perseorangan," kata M. Sanusi saat memantau proses pendaftaran.

Ia juga menjelaskan jika pasangan bakal calon perseorangan di Pilbup Tanjabbar, Abu Bakar Jamalia (ABJ)-Harnuni sudah menginput data di Silon KPU.

"Data yang terinput telah masuk 13 ribuan, dan hingga batas akhir tidak ada pergerakan," ujarnya.

"Sampai batas akhir pukul 00.00 pasangan ABJ-Harnuni tidak datang mendaftar ke KPU sehingga dinyatakan pasangan ini gagal," tandasnya.

Sebagaimana diketahui, untuk maju jalur perseorangan di Pilkada Tanjabbar, kandidat harus mengantongi syarat minimal yakni 21.428 dukungan KTP.

Sementara berbeda dengan Tanjabbar, bakal pasangan calon jalur independen M. Hendri M. Nur - Ismail Buzar akhirnya menyerahkan berkas dukungan kepada KPU Bungo. Mantan calon DPD RI ini menyerahkan dukungan pada pukul 23.50 WIB, 10 menit menjelang ditutupnya pendaftaran.

"Mereka serahkan dukungan sebanyak 24.732. Selisih sekitar 800 dukungan dari yang sudah ditetapkan sebagai angka minimal dukungan," kata Komisioner KPU Provinsi Jambi, M. Sanusi.

Ia mengatakan, saat ini teman-teman KPU Bungo masih melakukan penghitungan jumlag dukungan. Nanti akan dicek kelengkapan dukungan tersebut apakah valid atau tidak. Setelah selesai penghitungan nanti akan kelihatan apakah bisa diterima berkas tersebut untuk masuk tahapan selanjutnya atau tidak.

"Sampai sekarang potensi untuk tidak diterima ada, makanya kita tunggu proses penghitungannya selesai terlebih dahulu oleh teman-teman KPU Bungo," pungkasnya.

Sebelumnya, pasangan Romi-Robby sudah lebih dulu mendaftar sebagai calon bupati jalur perseorangan untuk Pilkada Tanjabtim 2020. Pasangan petahana tersebut menyerahkan sebanyak 30.203. Meski menyusut 1.111 dukungan pasca verifikasi, tetap saja Ketua DPD PAN Tanjabtim ini sudah melebihi syarat minimal mendaftar yakni 16.585 dukungan.(fey)

 



 




BERITA BERIKUTNYA