PAN Tegaskan Hasil Survei Bukan Syarat Mutlak Usung Kandidat

Tunggu Golkar, Juber Siap Lawan Romi

Rabu, 08 Januari 2020 - 07:26:49 WIB - Dibaca: 1949 kali

(ist/Jambione.com)

JAMBI- Pilkada di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) tahun ini berpotensi melawan kotak kosong atau hanya satu paslon saja. Ini karena belum terlihat pergerakan para penantang petahana Romi-Robby yang memastikan diri kembali berpasangan untuk periode kedua.

Sejauh ini, nama baru sempat muncul bakal menantang petahana. Mereka adalah Anggota DPRD Provinsi Jambi Fraksi Golkar, M Juber dan salah satu politikus Partai PDI Perjuangan, Markaban.

Romi-Robby hingga saat ini masih solid. Dengan kekuatan 17 dari 30 kursi PAN yang ada di DPRD Tanjabtim, tentunya akan melenggang mulus untuk menjadi calon bupati. Bahkan, PAN sudah menyatakan tidak akan membuka penjaringan kandidat untuk Pilkada Tanjabtim.

Romi saat ditemui menghadiri acara Paripurna Istimewa HUT Jambi ke 63 di DPRD Provinsi Jambi menegaskan, dirinya akan tetap bersama Robby pada Pilkada 23 September mendatang. “Kami masih satu komitmen hingga saat ini. Saya masih tetap dengan Robby,” katanya.

Dia mengaku masih tetap fokus dalam menghadapi Pilkada 23 September mendatang, terlepas ada penantang atau tidak. "Saya tetap konsen dengan Tanjabtim. Kita jangan mereka-reka (lawan kotak kosong, red). Kita lihat saja nantinya," tegasnya.

Sementara itu, M. Juber saat dikonfirmasi menyebutkan peta politik jelang Pilkada Tanjabtim masih cukup dinamis. Pasalnya, hingga saat ini belum ada partai yang mendeklarasikan dukungan mereka terhadap salah satu kandidat. “Petahana juga seperti itu. Apakah nanti jadi maju jalur perseorangan atau jalur partai juga belum jelas,” katanya, Selasa (7/1) kemarin.

Juber mengaku siap maju di Pilkada tanjabtim. Namun, sikapnya maju atau tidak akan bergantung pada keputusan partai Golkar tentunya. “Tergantung partai, Saya kan kader. Kalau diminta maju, ya kenapa tidak,” tegasnya.

Soal perahun dukungan, politisi Golkar ini pun mengaku juga sedang menjajaki komunikasi politik dengan sejumlah Partai Politik (Parpol) seperti halnya dengan PDI Perjuangan, NasDem dan Gerindra. “Saya juga sering turun ke tengah masyarakat untuk bersosialisasi. Yang jelas, dinamikanya masih sangat dinamis,” tukasnya.

Di bagian lain, dalam waktu dekat ini, Partai Amanat Nasional (PAN) akan melaksanakan survei untuk mengetahui kekuatan masing-masing kandidat yang sudah mendaftar pada penjaringan Cakada di Pilkada Serentak 23 September. Sebagaimana diketahui, partai matahari terbit ini sudah merampungkan tahapan penjaringan di tingkat kabupaten kota. Hasilnya sebanyak 22 kandidat telah mendaftarkan diri.

Mereka adalah duet Romi-Robby di Tanjabtim. Hafidz dan Mahdan Batanghari. Di Tanjabbar ada Muklis, Ahmad Jafar, Anwar Sadat dan Rodiyanto. Di Bungo ada nama Riduwan Ibrahim, Eric Muhammad Henrizal, Mahili dan Mashuri.

Sedangkan di Kota Sungai Penuh ada 10 kandidat yang mendaftar, yaitu Fikar Azami, Zulhelmi, Ahmad Zubir, Pusri Amsy, Meidrin Joni, Argeni Zukri dan Yoshadi. Selanjutnya ada nama Yos Adrino, Satmar Lendan dan Zulhadri.

Ketua Tim Pilkada DPW PAN Provinsi Jambi, Yos Adrino mengatakan, semua berkas pendaftaran sudah masuk ke DPW. Selanjutnya, Kamis (9/1) besok pihaknya akan menggelar rapat pembahasan terhadap nama-nama yang mendaftar. "Jadwalnya Kamis ini kita bahas dulu di tingkat DPW," katanya ditemui di DPW PAN Provinsi Jambi, Selasa (7/1) kemarin.

Hasilnya kata dia, melalui DPW pihaknya akan berkoordinasi ke DPP sebelum berkas puluhan kandidat ini diserahkan. "Melalui DPW koordinasi dulu dengan DPP penjadwalan untuk menyampaikan ke pihak DPP nama-nama yang mendaftar ini," jelasnya.

Baru lah selanjutnya partainya melakukan survei terhadap puluhan calon tersebut, setelah mendapatkan mekanisme dari DPP. "Nanti kita akan undang semua kandidat ke DPW untuk menjelaskan mekanisme survei termasuk biaya," sebutnya.

Apakah hasil survei tertinggi yang akan diusung? Yos Adrino mengatakan hasil survei bukan menjadi syarat mutlak untuk diusung. Tapi hanya sebagai salah satu indikator dalam menentukan. "Yang jelas partai mempunyai pertimbangan dalam menentukan kandidat yang akan diusung. Insya Allah partai akan mengedepankan kader," kata Yos yang juga bacawako Sungai Penuh ini.(fey)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA