Tanjabbar Terdeteksi 27 Jalur Masuk Peredaran Narkotika

Minggu, 18 Agustus 2019 - 11:02:07 WIB - Dibaca: 2096 kali

(Eko Siswono/Jambione.com)
 JAMBI – Peredaran narkotika kian hari kian menggila yang masuk melalui jalur Jambi. Pasca melakukan pengungkapan narkotika jenis ganja seberat 259 kg dan sabu seberat 1 kg Direktorat Reserse Narkoba Polda Jambu bergerak cepat selang beberapa hari langsung melakukan pemantauan melalui udara dan terdeteksi sebanyak 27 jalur masuk peredaran di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar).
 
Direktur Reserse Narkoba Polda Jambi, Kombes Pol Eka Wahyudianta mengatakan dirinya bersama tim telah melakukan pemantauan sebagai bentuk pedalaman atas informasi yang berhasil di himpun di jika di kawasan tersebut terdapat banyak jalur masuk narkotika.
 
"Kita  menemukan sedikitnya ada 27 titik jalur tikus di kawasan Pelabuhan Ratu Tanjabbar diduga merupakan tempat teransit narkotika berbagai jenis, dimana kawasan tersebut berhadapan Riau. Pemantauan itu di lalukan 14 Agustus 2019 lalu,"katanya, Sabtu (17/8/2019)
 
Eka menegaskan jalur tersebut sangat sulit di akses melalui jalur darat.“Jika disisir lewat darat akan sulit, jalur itu sendir lansung tembus ke laut sehingga peredaranya sulit terdeteksi.”ungkapnya.
 
 
Saat ini pihaknya telah melayangkan surat ke Polres Tanjabbar dan Direktorat Polisi Air dan Udara Polda Jambi. Hal itu di lakukan untuk membantu melakukan penyisiran di kawasan tersebut.
 
"Polres dan Airud sudah kita surati untuk membantu melalukan patroli dan pengecekan kapal atau perahu yang mencurigakan langsung di hentikan dan geledah,"ungkapnya.
 
 
Dia juga meminta kepada semua lapisan untuk memberikan informasi terkait dengan jaringan tersebut. "Masyarakat yang mengetahui ada perdaran narkoba diminta untuk melaporkan ke pihak kepolisian setempat, "sebutnya.
 
Terpisah Kabid  Pemberantasan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jambi, AKBP Agus Setiawan mengatakan Jambi bukan menjadi objek utama, hanya saja narkoba dari manapun akan terbebih dahulu singgah ke Jambi, karena letak goegrafisnya terbilang singkat untuk sampai ke dareah lain, di banding provinsi lain.
 
“kalau di jambi  itu yang kecil yang di sebar, kalau yang besarnya, hanya ukuran kecil saja, di sebarnya juga melalui jalur tikus yang ada di beberapa perairan yang ada, jadi saat di tanggkap barang buktinya tidak banyak, karena sudah di pecah pecah,” sebutnya singkat (isw)


Tags:


BERITA BERIKUTNYA