NasDem Pastikan Tak Usul Cawagub Usaha Paratai Koalisi Terancam Kandas

Rabu, 24 Juli 2019 - 07:40:27 WIB - Dibaca: 2043 kali

(Kusnizar/jambione.com)

JAMBI – Usaha partai koalisi mengajukan dua nama calon Wakil Gubernur (cawagub) Jambi untuk mendampingi Gubernur Fachrori sepertinya bakal kandas. Pasalnya, partai NasDem, salah satu anggota koalisi pengusung Zumi Zola-Fachrori sudah memastikan tidak akan merekomendasikan cawagub Jambi. 

            Kepastian ini disampaikan Ketua DPW Partai NasDem Provinsi Jambi Agus Roni. ‘’ hasil konsultasi ke pusat, berdasarkan arahan DPP NasDem, kita tidak merekom (merekomendasikan) wagub. Karena pilkada serentak 2020 sudah di depan mata,’’ kata Agus Roni melalui pesan WhatShapp kepada Jambione.

            Tanpa NasDem, partai koalisi tidak bisa mengajukan dua nama cawagub. Apalagi, DPRD juga sudah ‘buang badan’, menyerahkan masalah wagub kepada Gubernur Jambi Fachrori Umar.  

Ketua DPRD Provinsi Jambi Cornelis Buston (CB) mengatakan, pihaknya menyerahkan masalah pengisian kursi wagub kepada Gubernur Fachrori Umar.
            ‘’Ini merupakan hasil keputusan pimpinan (DPRD) berdasarkan tiga opsi yang diberikan Panitia Seleksi (Pansel) Cawagub Jambi kepada Pimpinan DPRD. Artinya kami bisa lebih fokus dengan pekerjaan kami sekarang," kata CB dalam konferensi pers di Gedung DPRD Provinsi Jambi, Selasa (23/7).
            CB menegaskan, keputusan Cawagub itu akan diserahkan ke Gubernur Jambi untuk mengusulkan 2 nama pendampingnya. Dua nama itu tentunya berdasarkan kesepakatan bersama partai koalisi. "Jadi kita mempersilahkan gubernur agar lebih bisa berkomunikasi kepada partai pengusung. Sekarang bola panas kita serahkan ke Gubernur," sebutnya. 
            Namun, lanjut dia, jika Gubernur tidak menyerahkan nama, juga tidak ada masalah karena tidak ada sanksi. "Jika tidak diusulkan oleh gubernur tidak ada sanksinya. Silahkan saja," pungkasnya.
            Keputusan pimpinan DPRD ini sebenarnya membukan ruang bagi partai koalisi dan Gubernur Fachrori Umar untuk berkompromi. Namun, seperti diketahui, Fachrori Umar sendiri merupakan Ketua Dewan Penasehat DPW Partai NasDem Provinsi Jambi. Secara politik, jika mengacu pada arahan partai, tentu Fachrori tidak akan mengajukan nama cawagub.

            Sementara itu, Gubernur Jambi, Fachrori Umar melalui Karo Humas Provinsi Jambi Johansyah mengatakan hingga saat ini, Gubernur berkomitmen dan siap untuk memiliki wakil gubernur. Namun memang, kata dia, terkait lobi-lobian Politik persoalan itu ada di ranah partai pengusung. 
            "Saya mengadakan konferensi pers ini sudah izin dan sesuai arahan dari Gubernur juga menegaskan bahwa Gubernur siap memiliki wakil gubernur," ujar Johansyah saat jumpa pers di ruang utama kantor Gubernur Jambi, kemarin. 
            Johansyah menegaskan, terkait siapa yang bakal jadi Wakil Gubernur, maka itu prosesnya ada di partai politik dan hak prerogatif Gubernur Jambi. "Soal siapa wakil, pak Gubernur siap. Dan kami bicara sebagai pemerintah Provinsi Jambi maka menunggu. Menunggu pihak partai koalisi mengajukan nama ke Gubernur. Namun sejak awal hingga saat ini tidak ada nama yang diajukan partai ke Gubernur," katanya. 

            Untuk itu, lanjut Johan, dalam hal ini Pemprov Jambi siap dan berharap proses pengajuan nama Wagub dari Partai ke Gubernur bisa berjalan lancar dan sesuai mekanisme.
            Terpisah, Sekretaris DPW PAN Provinsi Jambi, Khusaini mengaku pihaknya saat ini masih menunggu surat resmi dari dewan terkait persoalan ini. "Kami menunggu surat resmi dari DPRD terkait adanya perpanjangan waktu. Nanti akan kita bahas di internal. Tentunya kita kaji aspek hukumnya," ujarnya. 
            Selama ini kata dia, pihaknya hanya mendapat informasi dari media soal adanya perpanjangan waktu pengusulan nama Cawagub. Disinggung soal komunikasi parpol koalisi, mengingat minus partai NasDem, Khusaini mengaku terkendala dengan waktu. 
            "Kemarin sempat ingin berkomunikasi dengan NasDem, tapi gagal karena adanya keterbatasan waktu," katanya. 
            Lalu bagaimana komunikasi dengan Fachrori sendiri, Khusaini mengaku kemungkinan sudah dilakukan oleh ketua DPW PAN. Karena dirinya hanya Sekretaris. "Dengan ketua mungkin sudah ada, kita kan Sekretaris," ujarnya.

            Sebelumnya, pansel yang diketuai Nasri Umar mengeluarkan tiga opsi untuk pemilihan cawagub.  Tiga opsi tersebut yaitu, pertama  meyerahkan sepenuhnya keputusan kepada Pimpinan DPRD Provinsi Jambi untuk menjadwalkan ulang pangajuan dua nama cawagub.  Berikutnya opsi kedua, menyerahkan sepenuhnya kepada Gubernur Jambi untuk mengusulkan dua nama Wagub. Katiga menutup pengusulan nama Wagub, dengan kata lain tidak ada Wagub. (fey)

 

 



Tags:


BERITA BERIKUTNYA