JAMBI- Hingga Senin (15/7) malam, Partai Politik (parpol) koalisi pengusung Zumi Zola-Fachrori belum juga menyerahkan dua nama Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Jambi. Padahal, hari ini, Selasa (16/7) merupakan batas akhir yang diberikan pansel DPRD. Kabarnya, lambanya penyerahan kedua nama tersebut disebabkan, empat partai kolaisi, PAN, PKB, PBB, Hanura dan Nasdem belum satu suara.
Informasi terakhir yang diperoleh Senin malam, partai koalisi akhirnya sepakat mengusung dua calon wakil gubernur Jambi, yakni H Abdul Rahman dan Amin Nasution. Keduanya nama ini akan diusulkan ke dewan hari ini. Hal ini dibenarkan oleh Ketua DPW PKB Provinsi Jambi, Sofyan Ali.
"Kita sudah sepakat, dengan semua partai koalisi, dari PKB mengusulkan nama Amin Nasution," katanya dilansir dari metrojambi.com yang menghubunginya. Menurut Sofyan, kesepakatan dua nama tersebut diputuskan Senin sore melalui komunikasi dengan semua partai koalisi.
"Amin Nasution harga mati untuk kita usung. Jadi sudah sepakat dua nama ini," tegasnya.
Disinyalir, masuknya nama Amin dalam daftar nama yang diusulkan itu merupakan sinyal
alotnya pembahasan di tingkat partai koalisi. ‘’ Intinya, partai koalisi tidak mau dua nama yang diusulkan itu dari PAN semua,’’ ujar sumber koran ini.
Masih menurut sumber, sebelumnya PAN ngotot kursi wakil gubernur harus diisi kadernya. Namun, dalam perjalanannya, sebagian partai koalisi tidak sepakat. Makanya, penyerahan dua nama ke pansel DPRD beberapa kali molor. ‘’ Di tubuh PAN sendiri terjadi tarik menarik kepentingan. Ada yang menginginkan Ratu, dan sebagian lagi H Rahman yang diusulkan belakangan langsung ke DPP,’’ jelasnya.
Kabarnya, lanjut sumber ini, melihat PAN yang tidak satu suara itulah, partai koalisi lainnya juga ngotot mengusulkan nama lain. ‘’ Yang paling ngotot PKB. Mereka berkeras nama Al Amin Nasution harus masuk dalam daftar nama yang diusulkan,’’ katanya.
‘’Kengototan PKB itu menyebabkan PAN tidak berdaya. Mereka tidak ada pilihan lain, selain menerima usulan PKB. Kalau tidak bisa dipastikan tidak bakal ada nama yang diusulkan hingga batas akhir penyerahan ke pansel DPRD, Selasa besok (hari ini),’’ tambah sumber ini.
Sementara itu, Gubernur Jambi, Fachrori Umar mengaku belum menerima kabar soal dua nama yang akan diajukan untuk mendampingi dirinya. Termasuk juga kapan akan mengantarkan nama tersebut ke pansel. "Bagaimana mau sampaikan jika nama saja belum ada," katanya saat ditanya wartawan usai rapat, Senin (15/7).
Fachrori juga enggan menanggapi lebih jauh terkait sejumlah wacana nama yang sudah muncul. Baik diajukan PAN maupun PKB.
Di bagian lain, DPRD Provinsi Jambi menanggapi serius terkait belum adanya nama Cawagub yang diajukan Partai Politik Koalisi Zola-Fachrori ke DPRD. Bahkan, lembaga ini sampai mengkonfirmasi persoalan ini ke Gubernur Jambi Fachrori.
Ketua Pansel Cawagub, Nasri Umar mengakui jika pihaknya di sela rapat, ada anggota yang menanyakan kapan akan mengantarkan nama tersebut. Tetapi memang pertanyaan tersebut tidak dijawab oleh Gubernur. "Gubernur ketika ditanya itu cuma senyum saja," ujarnya.
Dilain pihak, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, Syahbandar menyatakan, jika melihat fenomena yang terjadi di partai koalisi, dia memprediksi tidak akan ada nama yang akan dibawa hingga hari terakhir. Karena hingga saat ini juga nama belum diserahkan ke pansel. "Melihat situasi yang ada, kami prediksi bisa-bisa tidak akan ada wakil gubernur," katanya.
Meski demikian, pihaknya tetap optimis hingga batas waktu hari ini akan ada nama yang diserahkan. "Kita harus optimis, meskipun memang kelihatannya agak pesimis nama ini akan muncul," tandasnya. (isw)