Fokus GMHP, KPUD Sarolangun Kumpulkan OKP dan Ormas

Kamis, 18 Oktober 2018 - 18:13:20 WIB - Dibaca: 2250 kali

(Paradil Iwel/Jambione.com)

SAROLANGUN- Pihak Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) kabupaten Sarolangun, Kamis (18/10) kemarin mengumpulkan para Organisasi Kepemudaan (OKP) Organisasi Masyarakat (Ormas) dan  Organisasi Kemahasiswaan yang ada di kabupaten Sarolangun. Hal ini dilakukan dalam upaya memsosialisasikan Gerakan Melindungi Hak Pilih (GMHP) untuk masyarakat Sarolangun yang belum terdata dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT)) pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 mendatang.

Ketua KPUD Sarolangun, M. Fakhri usai acara mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi GMHP tersebut merupakan kegiatan yang dilaksanakan secara nasional oleh KPU seluruh Indonesia, dengan tujuan untuk menyempurnakan DPT yang sudah ditetapkan.

"Ini kegiatan serentak semua KPU yang ada di indonesia, dengan harapan dengan sosialisasi ini, para OKP dan Ormas yang kita undang membantu memberi informasi kepada masyarakat, agar masyarakat yang punya hak pilih namun belum terdaftar untuk segera melaporkan kepada pihak kita, mulai dari tingkat Panitia Pemungutan Suara (PPS), Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) atau lansung datang ke KPU," ujar Fakhri saat diwawancara sejumlah wartawan, Kamis (18/10) kemarin.

Dijelaskannya, untuk masyarakat yang sudah memiliki hak pilih namun tidak terdaftar, bisa lansung mendatangi posko GMHP yang tersebar disetiap desa dan kecamatan.

"Posko GMHP ini sudah kita dirikan disetia desa dan kecamatan dari tanggal 1 Oktober kemarin, untuk ditingkat desa ada sebanyak 158 posko dan kecamatan sebanyak 10 posko," katanya lagi.

Saat ditanya, mengenai cara untuk mengetahui apakah masyarakat tersebut sudah terdaftar atau tidak, Ia mengatakan bahwa pihak KPUD Sarolangun sudah menyiapkan aplikasi yang bisa mengecek apakah sudah terdaftar atau tidak dalam DPT.

"Cara mengeceknya gampang, kita sudah siapkan aplikasi, download saja Play Store, namanya KPU RI PEMILU 2019, kalau kita ada KTP, cukup kita masukan Nama dan Nik, nanti akan keluar sendiri indentitas kita masuk atau tidak, kalau masuk nanti akan tercantum kita akan milih di desa mana bahkan TPS berapa," terangnya. (wel)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA