Sarolangun - Jumlah pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Sarolangun sepertinya paling sedikit dibandingkan dengan kabupaten lainnya yang sudah mencapai ribuan.
Sejak dibuka 26 September yang lalu, jumlah pelamar yang baru mendaftarkan diri baru mencapai 116 orang.
"Pelamar hingga tanggal 02 Oktober jam 16.20 wib sudah mencapai 116 orang yang mendaftar di website sscn," ujar Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sarolangun, H A Waldi Bakri, Selasa (02/10) kemarin.
Dijelaskannya, dari jumlah 116 orang pelamar tersebut, terdiri dari 51 orang yang mendaftarkan pada formasi guru, 41 orang formasi tenaga kesehatan dan 24 orang formasi tekhnik.
"Kalau sampai hari ini (02/10,Kemaren Red) jumlah pendaftar yang paling banyak itu guru, yakni sebanyak 51 orang," katanya lagi.
Ia juga tak mau berspekulasi terkait sedikitnya minat para pendaftar CPNS Sarolangun ini. Namun Ia memprediksi, jumlah peserta akan membludak secara signifikan diprediksi pada tanggal 7 Oktober 2018 mendatang, hingga menjelang akhir pendaftaran.
"Kita pikir pikir malam yang terbaik, kalau tutup sekitar tanggal 10 september, kami prediksi tanggal 7 nanti akan membludak. Karena masuk di portal, ada tahapan dalam pendaftaran mulai dari buka melalui akun, sampai ke apload berkas yang telah discan," terangnya.
Lanjutnya, para pelamar yang sudah mendaftar, diminta agar mencetak bukti pendaftaran, karena hal itu tentunya akan diperlukan, apalagi dalam mencari informasi-informasi mengenati tahapan pelaksanan penerimaan CPNS ini.
"Pembuktiannya ada di sistem dan bisa cetak sendiri bahwa telah mendaftar. untuk informasinya tinggal buka akun yang sudah ada," jelasnya. (***)