Juwanda: Kirab Satu Negeri tidak ada Hubungannya dengan Tendensi Politik

Kirab Satu Negeri di Jambi Berlangsung Aman dan Sukses

Senin, 01 Oktober 2018 - 19:09:22 WIB - Dibaca: 2526 kali

KIRAB: Ketua Umum PW Gerakan Pemuda (GP ANSOR) Jambi, saat mengibarkan bendera merah putih yang disaksikan perwakilan Pengurus Pimpinan Pusat GP Ansor dan Ketua PWNU Provinsi Jambi.
KIRAB: Ketua Umum PW Gerakan Pemuda (GP ANSOR) Jambi, saat mengibarkan bendera merah putih yang disaksikan perwakilan Pengurus Pimpinan Pusat GP Ansor dan Ketua PWNU Provinsi Jambi. ( ANDREY/JAMBIONE)

JAMBI – Senin (1/10) sekira pukul 13.00 Wib, Kirab  Satu Negeri Gerakan Pemuda (GP Ansor) mulai dilaksanakan di Kota Jambi. Dan kegiatan ini berlangsung khidmat. Kegiatan ini akan berlangsung selama lima hari dan berakhir 5 Oktober 2018.

Serah terima 17 bendera dilakukan di halaman Kantor Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Jambi.Bendera merah putih yang diserahkan dari peserta kirab diterima langsung Ketua PW GP Ansor Provinsi Jambi, Juwanda dan selanjutnya diserahkan kepada Ketua PWNU Provinsi Jambi, KH Aminullah Hamid untuk dikibarkan.

Selain Ketua PW GP Ansor dan Ketua PWNU Provinsi Jambi, kegiatan ini juga dihadiri perwakilan Pimpinan Pusat GP Ansor yakni Timbul Pasaribu, para Ulama dan tokoh NU Jambi, serta Kepala Satuan Kordinator Wilayah Banser Provinsi Jambi, Ali Murthada.

Kirab Satu Negeri di Provinsi Jambi akan dilanjutkan dengan beberapa rangkaian kegiatan seperti seminar kebudayaan, ziarah ke makam raja-raja Jambi, terakhir acara puncak istighosah akbar yang akan dilakukan ribuan santri bersama anggota Banser Ansor dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Ketua PW GP AnsorJuwanda mengatakan, Ansor Jambi akan teguh untuk menjadi tameng guna menjaga keutuhan dalam beragama dan berbangsa.

 “Komitmen kita, lewat Kirab Satu Negeri ini kembali meneguhkan cita-cita bersama untuk merawat NKRI, termasuk di Jambi. Kemudian kita melakukan seminar budaya, untuk mengenalkan kembali kebudayaan Jambi kepada anak muda yang mungkin saat ini terlalu modernis, sehingga lupa dengan adat bersendi syara, syara bersendi kitabullah,” kata Juwanda.

Selain itu, ditegaskan Juwanda, kegiatan ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan tendensi politik yang saat ini terjadi. Kegiatan ini murni untuk meningkatkan rasa kecintaan terhadap bangsa dan negara, sebagai bentuk kebersamaan dalam keberagaman.

Lanjut Juwanda, Kirab bertema Bela Agama Bangsa Negeri ini digelar, dengan tujuan memperkokoh kebangsaan di tengah berbagai kemelut dan ancaman yang dihadapi Indonesia saat ini.

"Kirab ini tujuannya mengokohkan konsensus nasional bangsa Indonesia (Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, UUD 1945), menguatkan fungsi agama sebagai rahmah, dan sumber perdamaian, serta menjadikan Indonesia sebagai inspirasi bagi dunia dalam hal kehidupan yang majemuk dan damai," tuturnya.

Melalui kirab ini, kata dia, GP Ansor mengajak masyarakat untuk semakin memahami  dan menghargai kemajemukan dan keberagaman yang dimiliki bangsa Indonesia. Berbagai keragaman seperti suku, adat, agama, dan bahasa adalah kekayaan yang sangat berharga nilainya.

Menurut GP Ansor Provinsi Jambi Juwanda, sikap saling menghargai berbagai keragaman seharusnya menjadi modal dasar untuk melanjutkan pembangunan yang sudah dirintis para pendiri negeri.

Selain itu, lanjutnya, Kirab Satu Negeri ini juga bertujuan mengajak mayoritas masyarakat yang cenderung diam agar berani bersuara menghadapi ancaman sekelompok pihak yang ingin mengubah konsensus kebangsaan, terutama mempolitisasi agama demi tujuan-tujuan politiknya. “Saat ini kebinekaan menghadapi ancaman dari kelompok yang memaksakan kepentingannya sendiri dan membahayakan keutuhan bangsa,” ungkapnya.

Dia mengatakan, Kirab Satu Negeri juga diharapkan menjadi kampanye positif untuk menunjukkan kepada dunia internasional bahwa kerukunan di Indonesia bisa terwujud dengan baik karena kokohnya konsensus persatuan dan kebangsaan.

Kemudian Ketua PWNU Aminullah juga menyampaikan pidato penyemangat untuk Anggota Banser dan Ansor yang ada di Provinsi Jambi. Ia meminta Banser dan Ansor tidak pernah lemah untuk terus berjuang membela agama bangsa dan negara. “Tugas kalian sangat mulia, di tangan kalian perjuangan ini akan terus berlanjut, jangan pernah melemah, terus berjuang,” kata KH M Aminullah. (rey)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA