Jambione.com - Upaya Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), dalam melakukan operasi pasar gas elpiji 3 kg, ternyata telah ditunggu-tunggu masyarakat Kualatungkal. Terbukti, begitu operasi pasar dibuka Rabu (18/4) kemarin, sekitar pukul 10.00 wib, langsung diserbu ratusan masyarakat.
Operasi yang dilakukan Disperindag, dilakukan di beberapa titik di Kecamatan Tungkal Ilir. Untuk kegiatan operasi pasar, Disperindag menggandeng PT Rendra Utama, sebagai pemegang izin pangkalan.
Halimah, warga jalan Bhayangkara ketika ditemui mengungkapkan, kalau kegiatan operasi ini sangat ditunggu-tunggu masyarakat. Pasalnya, saat ini tengah terjadi kelangkaan gas. Selain langka, gas yang ada di toko pun harganya sangat mahal, hingga mencapai Rp. 27 ribu di Kualatungkal. Sementara di operasi pasar, harganya hanya Rp 18 ribu. "Operasi pasar ini sangat membantu, soalnya gas lagi langka, sulit nyarinya," ungkapnya.
Dari pantauan di lapangan, tampak masyarakat berduyun-duyun mengantri untuk mendapatkan gas. Petugas yang membuka stand, juga memeriksa kartu keluarga (KK) yang dibawa. Satu KK hanya mendapatkan satu tabung gas. "Warga yang mau membeli gas, harus bawa kartu keluarga, sebagai bukti warga daerah sini. Ini juga untuk didata," ungkap Riki, salah seorang petugas.(son)